Eloknya Pemandangan di Embung Nglanggeran

Minggu, Juni 14, 2015
Embung Nglanggeran
Dari Gunung Api Purba Nglanggeran sayang sekali jika tidak sekalian mampir ke Embung Nglanggeran yang hanya berjarak sekitar 2 km dan dapat ditempuh kurang dari 10 menit. Embung Nglanggeran terletak di Dusun Nglanggeran Wetan, Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul. Belum ada kendaraan umum yang melalui rute ini, jadi hanya dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi.
Rute menuju Embung Nglanggeran; Dari Jogja - Jl Wonosari - Bukit Bintang - Radio GCD Fm belok kiri - Desa Ngoro-oro - Pertigaan setelah UPT Puskesmas Patuk II ambil kanan – Pendopo Kalisong  lurus – Pertigaan setelah SDN Nglanggeran belok kiri – ikuti papan petunjuk menuju Kebun Buah Nglanggeran.
Embung sendiri merupakan sebutan telaga buatan dalam bahasa Jawa. Embung Nglanggeran sejak diresmikan pada bulan februari 2013, selain digunakan sebagai sumber pengairan juga menarik perhatian wisatawan untuk dijadikan tujuan wisata alternatif di Jogjakarta. Hal ini karena Embung Nglanggeran yang berada di lokasi atas bukit dan memiliki pemandangan yang elok dan indah.

Embung Nglanggeran
Setelah melewati jalan yang belum begitu baik, maka kami sampai di area parkiran. Dari parkiran, kami harus menaikin anak tangga untuk sampai di embung. Di sepanjang anak tangga tersebut terdapat prasasti pembangunan embung, replika buah durian dan klengkeng, dan ada pula saung untuk sekedar beristirahat. Sampai di atas bukit dimana embung berada, maka akan tersaji pemandangan yang luar biasa.

Jalan menuju embung
Area Parkir
Anak tangga menuju embung & prasastinya
Air embung yang kehijauan, pengunungan batu, pepohonan hijau, dan lagit biru saat cerah merupakan kombinasi yang membuat mata siapa saja seakan enggan untuk berpaling. Di satu sisi terlihat embung dengan background pegunungan batu, sedangkan di sisi lain tersaji hamparan hujau dataran yang lebih rendah.

Pemandangan embung sisi pegunungan
Embung nglanggeran sisi lain

Embung Nglanggeran ini di kelilingi oleh pagar yang membatasi pengunjung sebagai pengaman. Meski terlihat ikan yang menghuni embung ini, namun pengunjung tidak diperbolehkan untuk memancing. 


Menikmati panorama sambil bersantai di Embung Nglanggeran ini memang tidak ada bosannya. Apalagi jika dinikmati  saat sore hari (sunset) maka lukisan Tuhan tersaji lebih elok nan indah. Oya, untuk menikmati keindahan embung nglanggeran ini pengunjung hanya perlu membayar Rp5000,- siang hari atau Rp7000,- untuk malam hari.


Menurut saya, Embung Nglanggeran ini merupakan tujuan wisata alternatif di Gunungkidul yang wajib dikunjungi. Ke Embung Nglanggeran yuk? ;)



Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

3 comments

Write comments
Sabtu, 09 Januari, 2016 delete

Kayaknya wisata gunung kidul lagi di expose besar-besaran yaa, sip sip!

Reply
avatar
Selasa, 12 Januari, 2016 delete

Karena memang punya potensi wisata yang besar jg sih :)

Reply
avatar
Selasa, 21 Juni, 2016 delete

subhanalloh indahnya, bagus sekali bagi pecinta alam untuk pergi kesana..

Reply
avatar