Garang Asem RM Sari Rasa Kudus Ini Konon Favorite Pak SBY lho!

Rabu, Agustus 01, 2018


Kota Kudus merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang menawarkan wisata kuliner yang tak boleh dilewatkan bagi tukang makan seperti saya. Kota yang memiliki sebutan kota kretek ini memang menyimpan beragam kuliner unik yang siap menggoyang lidah. Sebut saja lentog tanjung, soto kudus, sate kerbau, dan yang tak boleh ketinggalan, garang asem.

Garang Asem RM Sari Rasa Kudus
Garang Asem RM Sari Rasa Kudus
Jika kamu ingin menikmati garang asem yang paling nikmat di kota ini, cobalah mampir ke RM Sari Rasa yang berada di Jl. Raya Agil Kusumadya No 20 Jati Kulon. Dijamin, saking lezatnya kamu bisa jatuh cinta di suapan pertama. Bahkan garang asem punya rumah makan ini menjadi favorite Pak SBY, mantan presiden RI ke enam lho!



Garang Asem RM Sari Rasa Kudus
Garang Asem RM Sari Rasa Kudus

Garang asem sendiri sebetulnya bukan merupakan makanan khas asli yang berasal dari Kudus. Makanan yang memiliki cita rasa asam, pedas, gurih, dan segar ini lebih dikenal masyarakat umum berasal dari kota tetangganya, yakni Purwodadi. Secara geografis, kedua kota ini letaknya memang bersebelahan, sehingga tak heran jika memiliki pengaruh cukup erat termasuk perihal pangan. 


Nama garang asem merujuk pada rasa dan cara memasaknya. Garang asem yang terdiri potongan ayam, tomat, dan cabai, dibungkus dalam daun pisang, kemudian dikukus hingga matang. Dalam bahasa jawa, dikukus bisa juga disebut digarang yang berarti dipanaskan. Sementara makanan ini memiliki cita rasa asam (berasal dari potongan tomat segar dan belimbing wuluh), maka jadilah nama garang asem.

Garang Asem RM Sari Rasa Kudus
Garang Asem RM Sari Rasa Kudus
Konon rumah makan ini sudah lebih dari 40 tahun menyajikan garang asem dengan resep yang tak pernah berubah. Salah satu kuncinya, mereka selalu menggunakan ayam kampung yang dikenal lebih gurih cita rasanya. Proses memasaknya sendiri membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam lamanya. 


Ada tiga pilihan garang asem di rumah makan ini, yakni garang asem ayam (daging), jeroan, dan ceker. Ketiganya sama-sama menggiurkan. Baru membuka bungkusan daunnya saja aroma rempah bisa langsung tercium. Saat mencobanya, yang pertama kali terasa di lidah adalah rasa pedas, asam, gurih dan segar. Rasa pedas berasal dari cabe rawit, sementara rasa asamnya berasal dari potongan tomat hijau dan belimbing wuluh. Uniknya, meski menggunakan ayam kampung, dagingnya tidak alot sama sekali. Bahkan tak perlu susah payah untuk menikmati cekernya. Langsung lepas dari tulangnya sekali gigit. Orang jawa bilang mropoool!

Garang Asem RM Sari Rasa Kudus
Garang Asem RM Sari Rasa Kudus

Menikmati garang asem di sini rasanya tidak cukup hanya seporsi. Rasanya pengin nambah lagi, lagi, dan lagi. Butuh beberapa waktu menunggu untuk bisa mendapatkan garang asem yang dipesan, karena penyajiannya dalam keadaan panas & baru diangkat dari kukusan. Pelayan biasanya akan keluar membawa gerobak meja untuk mengantarkan pesanan. Makin nikmat menyantap garang asem ini siang-siang ditemani es timun suri yang dingin. Rasanya sangat menyegarkan tenggorokan, apalagi cuaca Kota Kudus yang lumayan panas. 

Garang Asem RM Sari Rasa Kudus
Garang Asem RM Sari Rasa Kudus
Nah, jika kamu penasaran dengan cita rasa garang asem dari rumah makan ini, silakan datang dari jam 7 pagi sampai jam 9 malam. Tapi saran saya jangan datang terlalu malam karena garang asem yang disediakan terbatas, dan sering kehabisan. Seporsi garang asem nan lezat ini, kamu hanya perlu merogoh kocek 25 ribu saja per porsi. Jadi, kapan ajak saya ke sana?


RM Sari Rasa 
Jl. Raya Agil Kusumadya No 20 Jati Kulon
Kudus
Buka  : 07.00 - 21.00 WIB


Baca Juga :

Share this

Related Posts

Latest
Previous
Next Post »

4 comments

Write comments
Kamis, 13 September, 2018 delete

Enaknya garang asem itu memang pas panas, abis dari kukusan langsung dilibas sama nasi yang hangat. Jos pokokmen hahahahhaha

Reply
avatar
Kamis, 13 September, 2018 delete

ehh kok sering lewatin kudus baru tau resto garang asem ini??
mungkin karena memang cuma dilewatin aja sih, gak pake singgah.
yowes, mingdep pulang ke Pati main2 lah ke Kudus sambil nyicipin si Garang asem ini.

Reply
avatar
Rabu, 19 September, 2018 delete

iki panganan favoritku lho mas ajik..
kapan mbaknya di ajak kesini..eh

Reply
avatar
Kamis, 20 September, 2018 delete

penyajiannya dalam keadaan panas & baru diangkat dari kukusan, wow, berarti selalu disajikan segar dan barusan masak.dimakan sama nasi hangat hangat , Ay Ampun...jadi pingin nambah.

Reply
avatar