Menikmati Teh Poci di Tengah Hutan Jati Kampung Edukasi Watulumbung

Sunday, December 27, 2015 5 Comments
27 Desember 2015 saya diajak beberapa teman di Jogja untuk berkunjung ke Kampung Edukasi Watulumbung. Awalnya, saya mengira Watulumbung yang di maksud ialah pantai di Gunungkidul. Namun ternyata berbeda. Kampung Edukasi Watulumbung yang dimaksud berada di Bukit Parangtritis Kretek, Bantul, Jogjakarta. 

Gardu Pandang Alas Kuliner Kampung Edukasi Watu Lumbung
Untuk menuju Kampung Edukasi Watulumbung ini sangat mudah. Dari Jl. Parangtritis, setelah melewati jembatan kretek belok kiri. Sekitar 50 m, ada pertigaan belok kanan. Sebaiknya pelankan laju kendaraan, karena plang/petunjuk nya sangat kecil dan kurang terlihat. Kami sempat terlewat karena tidak melihatnya. Setelah belok kanan, tinggal ikuti jalan menanjak, dan sampailah kita di Kampung Edukasi Watulumbung. 

Pantai Greweng; Mengusir Sepi Bersama Moldi

Thursday, December 24, 2015 3 Comments
camping pantai greweng gunungkidul
Pantai greweng
Saya masih teringat tahun lalu, saat masih di Bogor dan mulai masuk musim penghujan bulan November, saya bersama beberapa teman melakukan sesuatu yang saya nilai sendiri "kurang kerjaan" hahaha ya, kurang lebih demikian ungkapan saya saat malam minggu kami pergi ke puncak yang saat itu sedang turun hujan rintik-rintik dari sore. Dan ahir tahun ini, saya kembali melakukan hal "kurang kerjaan". Saya bersama 6 teman lain yakni Mba Ayun, Mba Ika, Mba Desi, Mas Ade, Mas Karys, dan Mas Aris pergi nenda (baca: camping) ke Pantai Greweng, Gunungkidul. Musim hujan camp di pantai? kurang kerjaan bukan? haha demi camp penutup ahir tahun, kami rela melakukannya meski harus basah-basahan. Beberapa kali ganti opsi tempat, akhirnya kami memutuskan ke Pantai Greweng.

Rute menuju Pantai Greweng :
Ikuti jalan menuju arah Pantai Wediombo. Dari Arah Solo via Cawas - Karangmojo - Semanu, perempatan lurus (jika dari arah Jogja - Wonosari - Semanu belok kanan) arah Tepus. Sampai di parkiran atas Wediombo (jalan turunan) ambil kiri (jalan kampung tidak beraspal) searah dengan Pantai Jungwok. Sampai di parkiran pantai Jungwok, jalan turun dikit belok kiri (jika lurus ke Pantai Jugwok) ikuti jalan melewati pematang ladang. Hanya sedikit plang/petunjuk jalan untuk menuju pantai greweng ini. Jadi, berusahalah untuk selalu mencari warga setempat untuk bertanya, dan biarkan hatimu yang memandu. :p

Giveaway Travel Book & Novel dari Lagilibur.com ! #GAlagilibur

Thursday, December 17, 2015 20 Comments


Menyambut tahun baru 2016 blog saya yang sebelumnya beralamat di www.ajiijoaja.com bermigrasi ke alamat baru yakni www.lagilibur.com. Dengan bergantinya domain baru ini, diharapkan teman-teman pembaca dapat lebih mudah mengingat dan sering mampir berkunjung. Layaknya seorang gebetan. Sering inget, sering kangen, sering ngapel deh. Haelah! :p

Kenapa lagilibur.com ? karena saya berharap setiap postingan saya tentang catatan perjalanan dapat menjadi rujukan/masukan/referensi bagi teman-teman pembaca saat sedang libur. Dan di rumah baru ini saya juga menggunakan tagline "Jangan Panik! Ayo Piknik!" bertujuan untuk mengingatkan pembaca untuk tidak panik jika tidak ada kegiatan saat libur, dan mengajak untuk memanfaatkan masa libur dengan melakukan perjalanan atau sekedar piknik. 

Untuk merayakan alamat blog baru yang juga bertepatan dengan hari kelahiran saya yang ke....sekian. Uhuk! lagilibur.com mengadakan Giveaway berbagi beberapa buku. Akan ada 2 travel book & 2 novel yang akan saya berikan untuk 2 orang yang beruntung. Masing-masing mendapat 1 travel book & 1 novel. Nah, buku apa saja?

1. Kedai 1001 Mimpi. Di buku ini, kita akan menemukan berbagai cerita menarik yang dialami Valiant Budi (penulis) selama menjadi TKI dan bekerja di salah satu kedai kopi internasional di Saudi Arabia. Selain membawa kita merasakan bagaimana kehidupan di timur tengah, akan ada banyak cerita seru yang mungkin akan membuat pembaca sering terkekeh, terkejut, dan menggelinjang... :D



2. TRAVE(LOVE)ING2. Ingin tahu kisah cinta para traveler? Dududu~ Empat traveler seperti Roy Saputra, Tirta Prayudha, Eliysha Saputra, dan Diar Trihastuti akan berbagi kisah cinta dan petualangan mereka di buku ini. Hmm Hati-hati baper ya saat baca. Hahaha



3. Diamond Village. Adalah buku novel remaja yang menceritakan tentang sebuah kisah cinta seorang putri dengan seorang pangeran di sebuah kerajaan langit. Pangeran tersebut terpaksa turun ke bumi dengan sebuah misi karena pernikahannya digagalkan oleh pangeran dari kerajaan lain yang juga mengincar putri cantik tersebut untuk dijadikan istrinya. Hmm bagaimana kisahnya?



Nah, ingin mendapatkan buku-buku tersebut? Yuk, ikutan giveaway lagilibur.com! Caranya mudah.

  • Jawab pertanyaan berikut : Sebutkan salah satu tempat/kota yang ingin kamu kunjungi di tahun 2016, dengan siapa, dan apa saja yang ingin kamu lakukan disana. Kamu juga dapat memberikan tanggapan, saran, dan juga kritik yang membangun untuk blog ini.
  • Tulis di kolom komentar, dengan menyebutkan Nama, Kota Domisili, dan akun twitter/akun lain. 
  • Contoh : Tahun 2016 saya ingin mengunjungi Pulau Dewata Bali bersama pacar. Uhuk! Menikmati makan malam romantis di Pantai Jimbaran, bergandengan tangan di Tanah Lot, dan berakhir dengan melamarnya saat sunset di Pantai Kuta. *Errrrr! Semoga blog lagilibur.com sering update perjalanan seru lainnya. Bejo, Surakarta, @bejosukabaper.
  • Share di media sosial  (Twitter dan/atau IG/Facebook) dengan hastag #GAlagilibur jika kamu telah mengikuti giveaway ini, dan jangan lupa mention @ajiijoaja dan teman kamu min 1 orang (Twitter/IG) dan/atau tag Aji Sukma (Facebook). Semakin banyak share, maka peluang menang akan semakin besar.
  • Giveaway ini berlangsung selama 1 bulan mulai dari 17 Desember 2015 hingga 17 Januari 2016 pukul 23.59 WIB.
  • Keputusan pemenang sepenuhnya menjadi hak saya dan tidak dapat diganggu gugat. 
  • Pemenang akan diumumkan di blog dan media sosial @ajiijoaja
  • Good Luck ya!



Selat Solo; Kuliner Khas Kota Bengawan

Tuesday, December 01, 2015 4 Comments
Enak, nikmat, dan sehat. Begitulah kira-kira gambaran makanan yang menjadi salah satu kuliner khas Solo ini. Namanya adalah Selat Solo. Makanan yang juga dikenal dengan nama bistik Jawa ini  dimodifikasi agar khas dengan lidah orang Solo yang diadaptasi oleh warga Kraton Solo. Selat Solo berisikan wortel, buncis, ketimun, kentang goreng, selada telur kecap, dan daging, yang disiram dengan kuah semur plus ditambahkan mayones homemade yang rasanya kecut segar. Kata Selat mengingatkan pada salad dan steak atau biefstuk. Selat, konon asal katanya dari salad yang kemudian diucap selat. Demikian juga biefstuk yang dilafalkan menjadi bistik. 


Selat Solo
Selat Mba Lies

Jika sedang berkunjung ke Kota Solo, adalah menjadi agenda wajib untuk mencicipi kuliner satu ini. Ada beberapa tempat makan yang sudah dikenal menyediakan Selat Solo yang lezat. Salah satunya adalah Warung Selat Mba Lies.