Jangan Panik! Ayo Piknik!

Tinggal di kota kecil membuat saya harus memiliki persiapan ekstra saat ingin melakukan sebuah perjalanan ke luar negeri. Sejauh ini, jika ...

Mencoba Fasilitas Shower Room Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta

Tinggal di kota kecil membuat saya harus memiliki persiapan ekstra saat ingin melakukan sebuah perjalanan ke luar negeri. Sejauh ini, jika pergi ke luar negeri saya selalu terbang dari Bandara Juanda Surabaya atau Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. Hal ini karena dari kedua bandara inilah yang paling banyak rute penerbangan internasionalnya. Selain itu, rute dari kedua bandara ini pula yang paling sering ada promo dari maskapai penerbangan.

Bandara Soekarno Hatta Jakarta
Papan Petunjuk ke Shower Room Bandara Soekarno Hatta Jakarta

8 coment�rios:

Terima kasih sudah berkunjung & berkenan meninggalkan komentar :)

Jika kamu mengikuti akun sosial media saya di @lagiliburcom barangkali sudah tahu jika pada bulan Maret kemarin saya baru saja melakukan pe...

Balada India; Negeri Sejuta Drama

Jika kamu mengikuti akun sosial media saya di @lagiliburcom barangkali sudah tahu jika pada bulan Maret kemarin saya baru saja melakukan perjalanan ke India. Tidak hanya di instastoris, bahkan saya sempat update di twitter secara berkala apa saja yang saya alami di tanah hindustan ini. Bukan hanya tentang kesenangan dan keriaan saya beserta teman-teman perjalanan saja, melainkan juga perkara "drama".

Mehtab Bagh, India
Mehtab Bagh, India

Jauh sebelum saya berangkat ke India, saya sudah mendapat banyak cerita mengenai drama negeri ini. Bahkan kata salah satu kawan saya, bukan India jika tidak ada drama. Baiklah, sampai di sini tentu saya sudah siap dengan segala risiko yang kemungkinan terjadi selama berada di sana. Ya, meski sebenarnya masih tidak menyangka juga India ternyata se-"drama" itu.

35 coment�rios:

Terima kasih sudah berkunjung & berkenan meninggalkan komentar :)

Selain kota pelajar, Jogjakarta juga memiliki sebutan lain sebagai kota gudeg. Ini karena kuliner yang memiliki cita rasa manis tersebut ...

Khasanah Kuliner Jogja yang Kaya, Ada di Jogja Halal Food Expo 2019

Selain kota pelajar, Jogjakarta juga memiliki sebutan lain sebagai kota gudeg. Ini karena kuliner yang memiliki cita rasa manis tersebut merupakan makanan khas yang sudah menjadi bagian dari identitas Jogjakarta. Padahal jika mau menelisik lebih dalam, kuliner Jogja tidak hanya gudeg saja. Banyak khasanah kuliner yang wajib dicicipi di kota ini. Bahkan kini tidak hanya kuliner khas setempat, tetapi juga kuliner dari berbagai daerah dan negara yang telah diadopsi.

Sebagai kota pelajar, Jogjakarta memang dipenuhi pendatang dari berbagai suku dan etnis, sehingga jangan heran jika kuliner dari daerah lain pun ikut diboyong ke kota ini. Hampir semua makanan dari sabang sampai merauke, bahkan makanan Asia hingga Eropa semuanya ada. Saya pernah diajak teman untuk makan papeda dan ikan kuah kuning di sebuah warung sederhana di daerah Jetis, Jogja. Saya sangat antusias, mengingat seumur-umur saya belum pernah menyantap makanan khas Indonesia timur ini. Dengan adanya warung yang menyajikan papeda di Jogja, saya tak perlu jauh-jauh terbang ke Indonesia timur untuk sekedar mencicipinya. Pun dengan makanan dari daerah lain yang kini sudah ada di Jogja.


6 coment�rios:

Terima kasih sudah berkunjung & berkenan meninggalkan komentar :)

Cave Tubing Goa Pindul Cave Tubing Goa Pindul merupakan salah satu atraksi wisata menarik yang ada di Desa Wisata Bejiharjo, Gun...

Tips Cave Tubing Asyik di Goa Pindul


Cave Tubing Goa Pindul
Cave Tubing Goa Pindul
Cave Tubing Goa Pindul merupakan salah satu atraksi wisata menarik yang ada di Desa Wisata Bejiharjo, Gunungkidul. Atraksi wisata ini akan mengajak kita menyusuri Goa Pindul hanya dengan menggunakan ban karet sebagai pelampungnya. Selama kegiatan berlangsung, kita akan ditemani dengan guide yang menjelaskan seputar sejarah dan apa saja yang ada di dalamnya.

8 coment�rios:

Terima kasih sudah berkunjung & berkenan meninggalkan komentar :)

Berkali-kali saya melihat jam digital di ponsel, sekadar menghitung sudah berapa jam kereta Sri Tanjung ini membawa saya jauh ke ujung ...

Jatuh Hati pada Banyuwangi; 10 Destinasi yang Wajib Dikunjungi

Berkali-kali saya melihat jam digital di ponsel, sekadar menghitung sudah berapa jam kereta Sri Tanjung ini membawa saya jauh ke ujung timur Pulau Jawa. Sudah berjam-jam. Hingga saya pun bosan dan tak tahu lagi harus bagaimana mengisi waktu di dalam kereta ekonomi ini. Kaki pegal karena terlalu lama ditekuk, punggung apalagi. Sandaran kursi yang tegak lurus membuat punggung cepat pegal. Ya, namanya juga kereta ekonomi, tentu fasilitasnya juga ekonomis.
 
Saat matahari masih sepenggalah pagi tadi, kereta ini memulai perjalanannya dari Stasiun Lempuyangan Yogyakarta ke ujung timur Pulau Jawa. Kereta terus melaju ke timur, sesekali meliuk mengikuti rel yang mengular di sepanjang jalur selatan. Namun hingga matahari telah jatuh di kaki langit barat, kereta masih belum memasuki telatah Blambangan yang menjadi tujuan akhir perjalanan.

Butuh belasan jam untuk mencapai ujung timur Pulau Jawa dari Yogyakarta. Sudah pukul sembilan malam ketika saya turun di Stasiun Karangasem, Banyuwangi, dengan tubuh letih dan ingin segera merebahkan diri. Sehari penuh duduk di dalam kereta sambil melawan rasa bosan rasanya seolah-olah menempuh perjalanan empat puluh tahun cahaya. Sangat lama.

Akan tetapi, Banyuwangi membalas kelelahan dan perjalanan panjang itu dengan sangat manis. Disajikannya bentang alam yang membuat setiap pandangan saya disertai decak kagum dan semangat untuk mengeksplorasi setiap sudut Banyuwangi. Setidaknya, sepuluh destinasi inilah yang sangat berkesan bagi saya, dan wajib dikunjungi ketika berwisata ke ujung timur Pulau Jawa ini.

1. Di Pantai Cacalan, Matahari Terbit Paling Awal 

 
Sunrise Pantai Cacalan Banyuwangi
Sunrise Pantai Cacalan Banyuwangi

8 coment�rios:

Terima kasih sudah berkunjung & berkenan meninggalkan komentar :)