Showing posts with label kuliner. Show all posts

Pasar Gede Hardjonagoro Solo Pasar Gede Hardjonagoro Solo merupakan pasar tradisional yang terletak di Jalan Urip Sumoharjo dan tak jau...

Pasar Gede Hardjonagoro Solo
Pasar Gede Hardjonagoro Solo
Pasar Gede Hardjonagoro Solo merupakan pasar tradisional yang terletak di Jalan Urip Sumoharjo dan tak jauh dari balai kota Solo. Seperti pasar tradisional pada umumnya, pasar ini menawarkan berbagai barang kebutuhan rumah tangga serta aneka ragam bahan makanan baik yang masih mentah hingga makanan siap santap. Atmosfer kegiatan berniaga pun sangat terasa di sini.

Jogja semakin hari semakin banyak tempat makan dan kongko asik semacam cafe atau coffee shop. Bahkan saking banyaknya, rasanya hampir set...

Jogja semakin hari semakin banyak tempat makan dan kongko asik semacam cafe atau coffee shop. Bahkan saking banyaknya, rasanya hampir setiap 5 meter jalan, kita akan selalu menemukan tempat-tempat baru. Saya dan beberapa teman di Jogja bahkan memiliki kebiasaan memposting tagar #NgopiTiapPekan di media sosial setiap kali mampir di sebuah coffee shop. Meskipun sudah sesering mungkin untuk singgah di coffee shop baru, hingga saat ini rasa-rasanya masih jauh dari kata khatam.

Oldtown White Coffee Cafe Simanjuntak
Oldtown White Coffee Cafe Simanjuntak

Selain kota pelajar, Jogjakarta juga memiliki sebutan lain sebagai kota gudeg. Ini karena kuliner yang memiliki cita rasa manis tersebut ...

Selain kota pelajar, Jogjakarta juga memiliki sebutan lain sebagai kota gudeg. Ini karena kuliner yang memiliki cita rasa manis tersebut merupakan makanan khas yang sudah menjadi bagian dari identitas Jogjakarta. Padahal jika mau menelisik lebih dalam, kuliner Jogja tidak hanya gudeg saja. Banyak khasanah kuliner yang wajib dicicipi di kota ini. Bahkan kini tidak hanya kuliner khas setempat, tetapi juga kuliner dari berbagai daerah dan negara yang telah diadopsi.

Sebagai kota pelajar, Jogjakarta memang dipenuhi pendatang dari berbagai suku dan etnis, sehingga jangan heran jika kuliner dari daerah lain pun ikut diboyong ke kota ini. Hampir semua makanan dari sabang sampai merauke, bahkan makanan Asia hingga Eropa semuanya ada. Saya pernah diajak teman untuk makan papeda dan ikan kuah kuning di sebuah warung sederhana di daerah Jetis, Jogja. Saya sangat antusias, mengingat seumur-umur saya belum pernah menyantap makanan khas Indonesia timur ini. Dengan adanya warung yang menyajikan papeda di Jogja, saya tak perlu jauh-jauh terbang ke Indonesia timur untuk sekedar mencicipinya. Pun dengan makanan dari daerah lain yang kini sudah ada di Jogja.


Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang menjadi destinasi wisata favorit para wisatawan baik, domestik m...

Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang menjadi destinasi wisata favorit para wisatawan baik, domestik maupun mancanegara. Bisa dibilang, provinsi istimewa ini memiliki paket wisata komplet. Berbagai atraksi wisata mulai dari alam, budaya, sejarah, dan lainnya bisa kita temukan di sini, termasuk wisata kuliner.  

Saat ini, kuliner sudah menjadi salah satu bagian dari sebuah aktivitas wisata seseorang saat mengunjungi suatu daerah. Rasanya ada yang kurang saat lidah tidak mencicipi secara langsung cita rasa lokal daerah tersebut. Maka tak heran jika sebagian orang sengaja menambahkan wisata kuliner ini ke dalam itinerarinya. 

Kuliner paling khas dan identik dengan Yogyakarta adalah gudeg. Saking akrabnya dengan makanan ini, Yogyakarta memiliki sebutan “kota gudeg”. Kita bisa menemukan banyak warung makan yang menyajikan menu khas ini, mulai warung kecil biasa sampai warung legendaris yang sudah punya nama. Bahkan, sampai ada sebuah ucapan yang mengatakan jika belum makan gudeg artinya belum sah berkunjung ke Yogyakarta.
 
Meski demikian, Yogyakarta tidak hanya memiliki gudeg saja, lho. Banyak khazanah kuliner lokal yang patut diperhitungkan untuk masuk ke dalam daftar kuliner yang wajib dicicipi. Beberapa di antaranya tampak unik dan berbeda dari sajian lain yang serupa. Setidaknya saya memiliki daftar 10 kuliner berbeda di Yogyakarta yang saya rekomendasikan untuk kamu cicipi. 

1.    Pecel Wader Pak Bejo


Pecel Wader Pak Bejo Banguntapan Bantul
Pecel Wader Pak Bejo

Kota Kudus merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang menawarkan wisata kuliner yang tak boleh dilewatkan bagi tukang makan sepert...



Kota Kudus merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang menawarkan wisata kuliner yang tak boleh dilewatkan bagi tukang makan seperti saya. Kota yang memiliki sebutan kota kretek ini memang menyimpan beragam kuliner unik yang siap menggoyang lidah. Sebut saja lentog tanjung, soto kudus, sate kerbau, dan yang tak boleh ketinggalan, garang asem.

Garang Asem RM Sari Rasa Kudus
Garang Asem RM Sari Rasa Kudus
Jika kamu ingin menikmati garang asem yang paling nikmat di kota ini, cobalah mampir ke RM Sari Rasa yang berada di Jl. Raya Agil Kusumadya No 20 Jati Kulon. Dijamin, saking lezatnya kamu bisa jatuh cinta di suapan pertama. Bahkan garang asem punya rumah makan ini menjadi favorite Pak SBY, mantan presiden RI ke enam lho!

Kota Semarang selain memiliki destinasi wisata yang menarik, juga menyimpan banyak kuliner yang patut untuk dicoba lho. Ibu kota Provinsi ...

Kota Semarang selain memiliki destinasi wisata yang menarik, juga menyimpan banyak kuliner yang patut untuk dicoba lho. Ibu kota Provinsi Jawa Tengah yang juga dikenal dengan sebutan kota lunpia ini nyatanya tak hanya memiliki lunpia sebagai ikon kulinernya. Salah satu kuliner yang wajib kamu coba saat mengunjungi Kota Semarang adalah Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok.

Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang

Lokasi Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok

Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Lokasi Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok ini sangat strategis sehingga sangat mudah untuk menemukannya, yakni berada di Jl Pemuda kawasan Kota Lama Semarang, tepatnya di samping jembatan Mberok. Bahkan kamu bisa mencapainya dari Stasiun Tawang hanya dengan berjalan kaki sambil menikmati uniknya bangunan tua di sekitaran Kota Lama.

Dikenal Legendaris

Sedikit cerita mengenai sejarah nasi goreng babat ini, konon Pak Karmin sudah memulai usahanya sejak tahun 1971, sehingga cukup dikenal legendaris oleh para penikmat kuliner nusantara. Apalagi jika dirunut lagi, Pak Karmin mewarisi usaha tersebut dari sang ayah yang sebelumnya sudah berdiri sejak tahun 1958. 

Sederhana & Tak Pernah Sepi

Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Tak ada yang istimewa jika dilihat dari tempatnya. Sebuah warung tenda yang bahkan terkesan sangat sederhana. Selain lokasinya yang berada di tepian sungai, beberapa meja juga terlihat berada di luar tenda tanpa atap yang melindungi dari panas atau hujan. Itu pun, belum tentu  semua pengunjung bisa mendapatkan bangku kosong saat jam makan, saking ramenya. Yaps, selain dikenal legendaris, warung sederhana ini memang tak pernah sepi oleh pengunjung.

Cita Rasa yang Masih Terjaga

Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Rahasia kenikmatan nasi goreng babat ini tentu berasal dari resep bumbu yang tak pernah dirubah sejak dulu. Meski sekarang Pak Karmin lebih banyak berada di meja kasir dan sudah tak secara langsung menjadi juru masaknya, namun proses memasak masih dipegang langsung oleh keluarga. Sementara pegawainya hanya membantu untuk proses mengaduknya saja. Jadi, cita rasanya masih terjaga hingga kini.

Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang


Pilihan Isian

Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Selain itu, meski warungnya dengan jelas menuliskan “Nasi Goreng Babat” namun warung ini tak hanya menyajikan babat sebagai campuran nasi goreng lho. Buat kamu yang tidak suka babat, bisa menggantinya dengan daging ayam, ampela ati, telur, atau lainnya. Saya sendiri pernah memesan nasi goreng dengan daging ayam. Rasanya tak kalah nikmat dengan nasi goreng babat yang menjadi andalannya. Bahkan, jika kamu kurang menyukai nasi goreng, kamu bisa memesan nasi putih dengan lauk babat gongso. Yang ini juga tak kalah lezat. Atau bisa juga memesan nasi goreng babat dengan ekstra babat gongso. Pokoknya, pesan suka-suka sesuai selera!


Tekstur Babat yang Empuk & Tidak Amis

Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Cita rasa nasi goreng babat ini terasa mantap. Asin, gurih, pedas, dan manisnya sangat pas. Kalau kata teman saya, juru masaknya tak pelit bumbu. Nah, satu porsi nasi goreng babat ini disajikan bersama telur dadar yang membuat lidahmu semakin goyang saking mantapnya. Istimewanya lagi, tekstur babat yang menjadi bahan campuran sangat empuk, jauh dari kesan alot dan amis. Hal ini karena Pak Karmin telah merebusnya terlebih dahulu hingga 8 jam lamanya.


Salah Satu Wisata Kuliner yang Patut Dicoba di Semarang

Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Nah, jika kamu penasaran dengan rasa Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok ini, kamu bisa langsung datang mulai dari jam 8 pagi sampai jam 10 malam. Satu porsi nasi goreng babat, kamu hanya perlu menyiapkan uang 20 ribu rupiah saja. Murah kan? Jadi, jika berkunjung ke Kota Semarang jangan hanya mencicipi lunpia sama tahu gimbal saja ya. Kamu bisa menambahkan Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok ini ke dalam daftar wisata kulinermu di sana.

Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok
Jl. Pemuda, Kauman, 
Semarang Tengah
Buka : 08.00 – 22.00 WIB



Baca Juga :

Belakangan, demam Korea semakin menjangkiti masyarakat kita, khususnya kaum perempuan. Mulai dari yang masih ABG sampai dewasa sekali pun h...

Belakangan, demam Korea semakin menjangkiti masyarakat kita, khususnya kaum perempuan. Mulai dari yang masih ABG sampai dewasa sekali pun hafal judul drama korea di luar kepala. Belum lagi dengan group K-pop yang bahkan nama-nama personilnya saja dengan sangat mudah mereka ingat. Maka tak heran jika budaya dan kebiasaan dari negeri gingseng ini dengan sangat mudah terbawa ke kehidupan masyarakat kita. Gaya busana, gaya rambut, sampai gaya makan pun, satu per satu diimpor ke tanah air. Resto yang menyajikan kuliner ala Korea pun semakin menjamur dimana-mana. Seperti di Solo, kamu bisa menemukan Kimchi Korean Restaurant.

Kimchi Korean Restaurant berada di Jalan Veteran No. 190 Surakarta. Beragam jenis makanan khas Korea bisa kamu nikmati di resto ini. Mulai dari yang porsi personal hingga porsi untuk rame-rame. Kamu yang muslim juga tak perlu khawatir karena semua menu yang ada di resto ini dipastikan halal. Dari beragam menu yang dihadirkan, berikut ini beberapa di antaranya yang patut kamu coba:

1. Budae Jeongol

Budae Jeongol Kimchi Korean Restaurant Solo
Budae Jeongol - Kimchi Korean Restaurant Solo

Jika kalian berkunjung ke Kota Jogja, kuliner apa yang langsung ada di pikiran kalian? Gudeg? Pasti. Tapi pernah juga gak sih, saat berada ...

Jika kalian berkunjung ke Kota Jogja, kuliner apa yang langsung ada di pikiran kalian? Gudeg? Pasti. Tapi pernah juga gak sih, saat berada di kota ini ingin mencicipi kuliner khas desa yang sekarang ini sudah jarang kita temukan? Makanan desa yang saya maksud, adalah sajian makanan yang biasa kita jumpai di kampung atau desa. Jika kita susun daftarnya mungkin satu buku tak cukup lho saking banyaknya. Barangkali kita masih bisa menemukan beberapa di antaranya setiap hari sekalipun tinggal di kota. Namun apa semua itu akan tersaji secara bersamaan dan dengan cita rasa yang benar-benar ndeso?

Pak Kades Jambuluwuk Malioboro Hotel Jogja
Pak Kades Jambuluwuk Malioboro Hotel Jogja

Terhitung, saya sudah dua kali mengunjungi Kota Banyuwangi. Kota yang berada di ujung timur Pulau Jawa ini memang memiliki banyak potensi w...

Terhitung, saya sudah dua kali mengunjungi Kota Banyuwangi. Kota yang berada di ujung timur Pulau Jawa ini memang memiliki banyak potensi wisata yang tak pernah habis untuk dijelajahi. Pun dengan wisata kulinernya. Pertama kali mengunjunginya, saya tak sempat mencicipi satu pun kuliner khasnya. Maka kunjungan kedua menjadi agenda wajib bagi saya.  

Rujak Soto Bu Sum Banyuwangi
Rujak Soto Bu Sum Banyuwangi

Saat trip #EmejingJombang beberapa waktu lalu, saya dan teman-teman blogger lain diajak sang tuan rumah @alidabdul untuk mencicipi beberap...

Saat trip #EmejingJombang beberapa waktu lalu, saya dan teman-teman blogger lain diajak sang tuan rumah @alidabdul untuk mencicipi beberapa kuliner khasnya yang termasyhur. Ini salah satu permintaan saya sejak awal, mengingat Jombang tidak memiliki banyak destinasi wisata, sehingga kuliner menjadi daftar yang wajib ada di itinerary.

Nasi Kikil Bu Tandur Jombang
Nasi Kikil Bu Tandur Jombang

Malam minggu di Jogja itu bagi saya candu. Walaupun sudah jadi rahasia umum lagi, bagaimana kemacetan Jogja saat weekend , tapi nyatanya ta...

Malam minggu di Jogja itu bagi saya candu. Walaupun sudah jadi rahasia umum lagi, bagaimana kemacetan Jogja saat weekend, tapi nyatanya tak ada yang kapok untuk kembali. Termasuk juga saya. Tempat tongkrongan yang asik dan variatif menjadi salah satu alasannya. Coba saja kunjungi satu per satu tempat makan atau tongkrongan di Jogja. Saya berani taruhan setahun belum juga khatam. Bakalan ada lagi, nambah lagi, muncul lagi. Gitu aja terus.

Barbeque Bar Rooftop Kitchen & Lounge Satoria Hotel
Barbeque Bar Rooftop Kitchen & Lounge Satoria Hotel

Semarang merupakan ibukota provinsi dimana saya berdomisili. Tapi nyatanya saya jarang mengunjunginya dan lebih sering berada di provinsi t...

Semarang merupakan ibukota provinsi dimana saya berdomisili. Tapi nyatanya saya jarang mengunjunginya dan lebih sering berada di provinsi tetangga, yakni Daerah Istimewa Yogyakarta. Maklum saja jika saya lebih hafal tempat tongkrongan yang asik di Jogja, dibandingkan yang ada di Semarang. Tapi, beberapa waktu lalu saya baru saja menemukan salah satu tempat yang asik di kota lumpia ini, yakni Verve Bistro & Coffee Bar.

Verve Bistro Coffee Bar Semarang
Verve Bistro Coffee Bar Semarang

Barelo Swiss Belinn tak pernah berhenti untuk berenovasi menghadirkan menu-menu terbaik untuk para pecinta kuliner di Kota Solo. Baru-baru...

Barelo Swiss Belinn tak pernah berhenti untuk berenovasi menghadirkan menu-menu terbaik untuk para pecinta kuliner di Kota Solo. Baru-baru ini, menu makan siang istimewa kembali dihadirkan. Tak hanya itu, paket afternoon tea juga siap memanjakan lidah kamu yang ingin menghabiskan sore bersama teman ataupun keluarga. Seperti apa kedua paket tersebut? berikut ini, saya punya sedikit ulasannya.

Makan Siang dengan Nasi Campur Saripetojo


Nasi Campur Saripetojo
Nasi Campur Saripetojo

Salah satu alasan saya suka Jogja adalah kulinernya yang beragam. Mau makan apa, kayaknya mudah saja di kota ini. Mulai dari yang kaki lima...

Salah satu alasan saya suka Jogja adalah kulinernya yang beragam. Mau makan apa, kayaknya mudah saja di kota ini. Mulai dari yang kaki lima hingga bintang lima, ada. Mulai dari yang tradisional hingga western, ada juga. Beberapa kedai atau tempat makan bahkan dikenal karena identik pada satu menu makanan tertentu. Salah satunya adalah Bale Ayu yang sangat lekat dengan menu gurame.

Lokasi Bale Ayu

Bale Ayu awal berdiri pada tahun 2009 berlokasi di Jalan Imogiri Timur Km 6, kemudian buka di Jalan Magelang Km 6,3 A4, Jombor sejak 11 November 2016 lalu. Hal ini tentu menjadi kabar gembira bagi masyarakat Jogja khususnya yang berada di bagian utara. Lokasinya yang berada tepat di selatan ring road dan fly over Jombor, membuat Bale Ayu makin mudah dijangkau.

Menu di Bale Ayu

Meski identik dengan ikan gurame, namun sebenarnya Bale Ayu memiliki beragam menu lain. Minggu lalu saya berkesempatan mencicipi beberapa menu andalan dari Bale Ayu ini, baik menu gurame atau menu lain yang juga tak boleh dilewatkan.

1. Gurame Terbang Bale Ayu

Gurame Terbang Bale Ayu
Gurame Terbang Bale Ayu

Mengunjungi sebuah daerah kurang lengkap bukan jika tidak berburu dan mencicipi makanan khas daerah tersebut? Nah jika berkunjung ke Bangka...

Mengunjungi sebuah daerah kurang lengkap bukan jika tidak berburu dan mencicipi makanan khas daerah tersebut? Nah jika berkunjung ke Bangka Selatan, beberapa makanan berikut ini wajib masuk daftar kuliner yang harus kamu cicipi.  

1. Lempah Kuning

Lempah Kuning Bangka
Lempah Kuning Bangka

Cari tempat makan bareng teman-teman itu susah-susah gampang. Iya kalau semua teman omnivora macam saya, yang bisa makan apa saja. Tapi yan...

Cari tempat makan bareng teman-teman itu susah-susah gampang. Iya kalau semua teman omnivora macam saya, yang bisa makan apa saja. Tapi yang namanya beda orang beda selera. Ada yang tak suka ini lah, tak suka itu lah, harus begini harus begitu. Jadi susah bukan? Maunya sih, bisa makan sambil nongkrong di satu tempat, tapi bisa makan sesuai selera masing-masing. Eh tapi, kalau di Solo saya punya rekomendasinya lho. Tidak hanya nyaman untuk nongkrong seharian, di sini kita akan disodorkan beragam menu yang cocok bagi semua selera. Tepatnya ada di La Taverna, Jalan Siwalan No 66, Kerten, Laweyan, Surakarta.

Saya sudah beberapa kali makan bareng teman di tempat ini. Selain menunya beragam, tempatnya cozy banget. Menu andalan saya sih biasanya aneka steak. Tapi baru-baru ini La Taverna sedang rajin mengenalkan menu serba jamur. Jamur tersebut diolah menjadi aneka masakan pengganti daging. Mulai dari sate jamur, tongseng jamur, pepes jamur, rendang jamur, dan masih banyak lagi. Rasanya? Saya jamin jika tidak dikasih tahu sebelumnya, kamu tidak akan sadar kalau yang sedang kamu kunyah bukanlah daging melainkan jamur. Lalu, ada apa saja dan bagaimana rasanya? Berikut ini beberapa menu jamur yang sudah sempat saya cicipi.

1. Sate Jamur

Sate Jamur La Taverna
Sate Jamur La Taverna

Bisnis kuliner berupa oleh-oleh suatu kota, agaknya semakin diminati oleh kalangan artis Indonesia. Satu per satu nama artis Indonesia yang...

Bisnis kuliner berupa oleh-oleh suatu kota, agaknya semakin diminati oleh kalangan artis Indonesia. Satu per satu nama artis Indonesia yang biasa menghiasi layar kaca, kini mencoba merambah ke dunia pergoyangan lidah. Sebut saja Teuku Wisnu dengan Malang Strudel, Dude Herlino dengan Jogja Scrummy, Irfan Hakim dengan Makassar Baklave, Zaskia Sungkar dengan Snow Cake Surabaya, dan Ricky Harun dengan Bosang Makassar.

MAMAHKÉ JOGJA
MAMAHKÉ JOGJA
Dan kali ini giliran salah satu sutradara terbaik Indonesia Hanung Bramantyo bersama sang istri Zaskia Adya Mecca yang mencoba peruntungan di dunia yang sama. Masih dengan menawarkan sajian oleh-oleh yang berupa "cake" pasangan ini memilih Kota Jogja sebagai pasarnya. Hal ini tidaklah mengherankan sebab Kota Jogja merupakan kampung halaman Hanung.

Liberica Solo Kota Solo merupakan salah satu kota yang ramah bagi "tukang nongkrong" menurut saya. Bagaimana tidak, pecinta t...

Liberica Solo
Liberica Solo
Kota Solo merupakan salah satu kota yang ramah bagi "tukang nongkrong" menurut saya. Bagaimana tidak, pecinta tongkrongan pasti akan betah di kota ini karena sangat mudah untuk menemukan habitatnya. Itupun dengan beragam kelas, mulai dari yang merakyat dengan bersila di tikar wedangan pinggir jalan hingga duduk di sofa nyaman kafe. Tinggal pilih sesuai budget kantong.

Baru-baru ini saya diundang untuk food testing ke salah satu tempat berkelas yang terletak di depan loby Alila Hotel; Liberica. Bagi sebagian orang, nama Liberica sudah tak asing lagi. Di Indonesia, outletnya sudah tersebar di kota-kota besar seperti Jakarta, Medan, Palembang, Makassar, hingga Solo. Bahkan di Solo sendiri tidak hanya ada di Alila Hotel, namun juga dapat ditemui di The Park Mall Solo Baru.

Sudah tahu kan Epice Restaurant dari Alila Hotel Solo punya paket buffet dinner setiap Jumat dan Sabtu. Ini pernah saya singgung di tulisa...

Sudah tahu kan Epice Restaurant dari Alila Hotel Solo punya paket buffet dinner setiap Jumat dan Sabtu. Ini pernah saya singgung di tulisan saya di sini. Paket buffet dinner ini memanjakan para tamu dengan beragam sajian yang bisa dipilih mulai dari appetizer, main course, hingga dessert. Menariknya, sajian yang dihidangkan merupakan kuliner khas dari suatu negara, dan akan berganti konsep setiap 2 bulan sekali. Hal ini selain membuat para tamu tidak merasa bosan dengan sajian yang sama, juga dapat memperkaya referensi tentang kuliner dari satu negara ke negara lainnya. Misalnya, setelah awal tahun lalu Epice mengusung tema kuliner timur tengah, pada bulan Maret hingga April nanti Epice menghadirkan sajian kuliner dari tanah hindustan aka India. 

Epice Restaurant Alila Hotel Solo
Epice Restaurant Alila Hotel Solo
Senang rasanya saat saya berkesempatan diundang untuk mencoba buffet dinner dengan konsep ala India ini. Bagaimana tidak, India memiliki segudang kuliner khas seperti di negara kita. Seperti halnya di Indonesia,  setiap daerah memiliki kuliner khas masing-masing yang juga kaya rasa dengan bumbu rempah yang melimpah. Hal ini yang membuat saya semakin penasaran untuk mencicipi cita rasanya. Apalagi serial drama India yang banyak bersliweran di TV nasional sering menayangkan berbagai sajian kulinernya tersebut membuat kuliner India semakin populer terdengar di telinga. Sebut saja biryani, naan, papadum, tikka masala, dosa, pani puri, dll. Nah, di buffet dinner dari epice restaurant ini juga menyajikan puluhan kuliner India tersebut. Saking banyaknya, saya tidak mampu menghafalnya. Tapi, dari berbagai macam pilihan itu, ada beberapa menu yang menjadi andalan. Berikut diantaranya :

Makanan Jawa Timur mayoritas memang dikenal dengan rasa yang dominan asin, seperti Balap Lontong yang sudah saya posting sebelumnya. Namun...

Makanan Jawa Timur mayoritas memang dikenal dengan rasa yang dominan asin, seperti Balap Lontong yang sudah saya posting sebelumnya. Namun nyatanya tidak semua demikian. Ada satu kuliner khas Kota Surabaya yang rasanya dominan manis, bahkan terlampau manis bagi saya yang berlidah Jawa Tengah. Kuliner khas tradisional ini konon sudah mulai langka dan sulit ditemukan. Mereka biasa menyebutnya dengan semanggi atau dikenal juga dengan pecel semanggi.

Pecel Semanggi Surabaya
Pecel Semanggi Surabaya