Sepenggal Inspirasi dari Payung Lukis yang Lestari

Saturday, December 30, 2017 9 Comments
Seperti jalan kampung pada umumnya, tak terlalu lebar dan mulus, memaksa pengendara bermotor mau tak mau melambatkan lajunya. Pun dengan saya. Tak apa, toh saya juga sedang tidak diburu oleh waktu. Kampung ini cukup padat, terlihat dari deretan rumah yang cukup rapat. Bahkan gang yang saya lalui semakin menyempit. Sementara, sejauh mata memandang, payung warna-warni terlihat memenuhi pelataran beberapa rumah hingga ke bahu jalan. Saya sedang berada di Desa Tanjung, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten. Desa sentra payung lukis yang tersohor sejak dulu kala.

Payung Lukis Ngudi Rahayu Juwiring Klaten
Payung Lukis Ngudi Rahayu Juwiring Klaten

Rujak Soto Bu Sum Ini Wajib Kamu Cicipi Jika ke Banyuwangi

Thursday, December 21, 2017 10 Comments
Terhitung, saya sudah dua kali mengunjungi Kota Banyuwangi. Kota yang berada di ujung timur Pulau Jawa ini memang memiliki banyak potensi wisata yang tak pernah habis untuk dijelajahi. Pun dengan wisata kulinernya. Pertama kali mengunjunginya, saya tak sempat mencicipi satu pun kuliner khasnya. Maka kunjungan kedua menjadi agenda wajib bagi saya.  

Rujak Soto Bu Sum Banyuwangi
Rujak Soto Bu Sum Banyuwangi

Nasi Kikil Bu Tandur Jombang, Nikmatnya Bikin Ketagihan!

Friday, December 08, 2017 9 Comments
Saat trip #EmejingJombang beberapa waktu lalu, saya dan teman-teman blogger lain diajak sang tuan rumah @alidabdul untuk mencicipi beberapa kuliner khasnya yang termasyhur. Ini salah satu permintaan saya sejak awal, mengingat Jombang tidak memiliki banyak destinasi wisata, sehingga kuliner menjadi daftar yang wajib ada di itinerary.

Nasi Kikil Bu Tandur Jombang
Nasi Kikil Bu Tandur Jombang

Camping Menyenangkan di Pantai Torohudan Gunungkidul

Friday, December 01, 2017 14 Comments
Bagi saya, pantai merupakan salah satu tempat pelarian terbaik. Rasanya, setiap penat dan beban akan perlahan hilang dengan sendirinya saat melihat birunya laut, mendengarkan deburan ombak, menginjak pasir pantai, dan merasakan hembusan angin sepoi. Ada kerinduan saat beberapa waktu tak menjumpainya.

Pantai Torohudan Gunungkidul DIY
Pantai Torohudan Gunungkidul DIY

Menikmati Malam Minggu dengan Barbeque di Satoria Hotel Jogja

Thursday, November 16, 2017 7 Comments
Malam minggu di Jogja itu bagi saya candu. Walaupun sudah jadi rahasia umum lagi, bagaimana kemacetan Jogja saat weekend, tapi nyatanya tak ada yang kapok untuk kembali. Termasuk juga saya. Tempat tongkrongan yang asik dan variatif menjadi salah satu alasannya. Coba saja kunjungi satu per satu tempat makan atau tongkrongan di Jogja. Saya berani taruhan setahun belum juga khatam. Bakalan ada lagi, nambah lagi, muncul lagi. Gitu aja terus.

Barbeque Bar Rooftop Kitchen & Lounge Satoria Hotel
Barbeque Bar Rooftop Kitchen & Lounge Satoria Hotel

Verve Bistro & Coffee Bar Semarang, Tak Sekedar Tempat Makan & Tongkrongan

Wednesday, November 15, 2017 5 Comments
Semarang merupakan ibukota provinsi dimana saya berdomisili. Tapi nyatanya saya jarang mengunjunginya dan lebih sering berada di provinsi tetangga, yakni Daerah Istimewa Yogyakarta. Maklum saja jika saya lebih hafal tempat tongkrongan yang asik di Jogja, dibandingkan yang ada di Semarang. Tapi, beberapa waktu lalu saya baru saja menemukan salah satu tempat yang asik di kota lumpia ini, yakni Verve Bistro & Coffee Bar.

Verve Bistro Coffee Bar Semarang
Verve Bistro Coffee Bar Semarang

Makan Siang Sambil Nongkrong Hingga Petang? Barelo Solo Punya Paket yang Bikin Kamu Senang!

Friday, November 10, 2017 1 Comment
Barelo Swiss Belinn tak pernah berhenti untuk berenovasi menghadirkan menu-menu terbaik untuk para pecinta kuliner di Kota Solo. Baru-baru ini, menu makan siang istimewa kembali dihadirkan. Tak hanya itu, paket afternoon tea juga siap memanjakan lidah kamu yang ingin menghabiskan sore bersama teman ataupun keluarga. Seperti apa kedua paket tersebut? berikut ini, saya punya sedikit ulasannya.

Makan Siang dengan Nasi Campur Saripetojo


Nasi Campur Saripetojo
Nasi Campur Saripetojo

Cari Sajian Gurame Paling Juara? Ya di Bale Ayu Jogja!

Saturday, November 04, 2017 7 Comments
Salah satu alasan saya suka Jogja adalah kulinernya yang beragam. Mau makan apa, kayaknya mudah saja di kota ini. Mulai dari yang kaki lima hingga bintang lima, ada. Mulai dari yang tradisional hingga western, ada juga. Beberapa kedai atau tempat makan bahkan dikenal karena identik pada satu menu makanan tertentu. Salah satunya adalah Bale Ayu yang sangat lekat dengan menu gurame.

Lokasi Bale Ayu

Bale Ayu awal berdiri pada tahun 2009 berlokasi di Jalan Imogiri Timur Km 6, kemudian buka di Jalan Magelang Km 6,3 A4, Jombor sejak 11 November 2016 lalu. Hal ini tentu menjadi kabar gembira bagi masyarakat Jogja khususnya yang berada di bagian utara. Lokasinya yang berada tepat di selatan ring road dan fly over Jombor, membuat Bale Ayu makin mudah dijangkau.

Menu di Bale Ayu

Meski identik dengan ikan gurame, namun sebenarnya Bale Ayu memiliki beragam menu lain. Minggu lalu saya berkesempatan mencicipi beberapa menu andalan dari Bale Ayu ini, baik menu gurame atau menu lain yang juga tak boleh dilewatkan.

1. Gurame Terbang Bale Ayu

Gurame Terbang Bale Ayu
Gurame Terbang Bale Ayu

Mencoba Body Rafting Sungai Citumang yang Menantang

Thursday, October 12, 2017 15 Comments
Di Citumang, selain bisa staycation nyaman dan tenang di HAU Eco Lodges, di lokasi ini kita juga bisa menikmati satu atraksi wisata yang sangat menarik dan menguji adrenalin loh. Sungai Citumang memang  masih menjadi daya tarik utama untuk wisatawan yang berkunjung. Selain jernih, debet airnya pun cukup stabil sehingga aman jika digunakan sebagai lokasi atraksi wisata air, seperti body rafting.

Body Rafting Sungai Citumang
Body Rafting Sungai Citumang

Staycation Nyaman dan Tenang di HAU Eco Lodges Citumang

Friday, September 29, 2017 5 Comments
Pepohonan hijau dan aliran air sungai nan jernih tersaji di depan mata begitu pintu saya buka. Sementara, gemericik air dan kicauan burung juga terdengar begitu syahdu menyapa kedua telinga. Suasana inilah yang begitu diidamkan setiap orang yang jengah akan hiruk pikuk suatu kota. Pagi itu, saya berada di sebuah penginapan berkonsep kontainer/peti kemas di tepi Sungai Citumang, HAU Eco Lodges.

HAU Eco Lodges Citumang
HAU Eco Lodges Citumang

Lima Makanan Khas Ini Harus Kamu Cicipi Saat Berkunjung ke Bangka Selatan

Wednesday, September 20, 2017 6 Comments
Mengunjungi sebuah daerah kurang lengkap bukan jika tidak berburu dan mencicipi makanan khas daerah tersebut? Nah jika berkunjung ke Bangka Selatan, beberapa makanan berikut ini wajib masuk daftar kuliner yang harus kamu cicipi.  

1. Lempah Kuning

Lempah Kuning Bangka
Lempah Kuning Bangka

Menikmati Olahan Serba Jamur yang Menggugah Selera di La Taverna

Wednesday, August 30, 2017 8 Comments
Cari tempat makan bareng teman-teman itu susah-susah gampang. Iya kalau semua teman omnivora macam saya, yang bisa makan apa saja. Tapi yang namanya beda orang beda selera. Ada yang tak suka ini lah, tak suka itu lah, harus begini harus begitu. Jadi susah bukan? Maunya sih, bisa makan sambil nongkrong di satu tempat, tapi bisa makan sesuai selera masing-masing. Eh tapi, kalau di Solo saya punya rekomendasinya lho. Tidak hanya nyaman untuk nongkrong seharian, di sini kita akan disodorkan beragam menu yang cocok bagi semua selera. Tepatnya ada di La Taverna, Jalan Siwalan No 66, Kerten, Laweyan, Surakarta.

Saya sudah beberapa kali makan bareng teman di tempat ini. Selain menunya beragam, tempatnya cozy banget. Menu andalan saya sih biasanya aneka steak. Tapi baru-baru ini La Taverna sedang rajin mengenalkan menu serba jamur. Jamur tersebut diolah menjadi aneka masakan pengganti daging. Mulai dari sate jamur, tongseng jamur, pepes jamur, rendang jamur, dan masih banyak lagi. Rasanya? Saya jamin jika tidak dikasih tahu sebelumnya, kamu tidak akan sadar kalau yang sedang kamu kunyah bukanlah daging melainkan jamur. Lalu, ada apa saja dan bagaimana rasanya? Berikut ini beberapa menu jamur yang sudah sempat saya cicipi.

1. Sate Jamur

Sate Jamur La Taverna
Sate Jamur La Taverna

Enam Destinasi Wisata Menarik di Toboali Bangka Selatan

Saturday, August 26, 2017 19 Comments
Toboali merupakan nama kota sekaligus nama ibukota kecamatan, juga sebagai ibukota Kabupaten Bangka Selatan. Kota ini dapat ditempuh sekitar 2 jam perjalanan dari Pangkal Pinang. Memiliki luas sekitar 1.460,36 km, Toboali kaya akan sejarah dan panorama alam. Mulai dari bangunan tua hingga pantai cantik bertebaran di setiap sudutnya. Tak heran jika Toboali kini menjadi salah satu destinasi wajib wisatawan saat berkunjung ke Pulau Bangka. Nah, jika kamu berkesempatan mengunjungi kota ini, berikut beberapa destinasi wisata yang tak jauh dari pusat Kota Toboali yang bisa kamu kunjungi. Bahkan beberapa diantaranya bisa ditempuh cukup dengan berjalan kaki.

1. Benteng Toboali

Benteng Toboali Bangka Selatan
Benteng Toboali Bangka Selatan

Jatuh Cinta pada Danau Kaolin Dua Warna Air Bara

Wednesday, August 16, 2017 13 Comments
Saya masih asik mengamati suasana di luar jendela bus siang itu. Rumah-rumah yang berderet di perkampungan tepi jalan raya menarik perhatian. Bentuk dan modelnya hampir serupa. Berdinding tembok bagian bawah sementara di atasnya merupakan susunan papan kayu yang tertata dengan rapi. Beberapa sudah terlihat usang dimakan usia, sementara sesekali bangunan tembok modern tampak menonjol di antaranya.

Bus masih melaju menuju Toboali. Sekitar satu jam perjalanan, tiba-tiba bus berbelok ke kanan, keluar dari jalur beraspal dan berganti dengan jalan berkontur tanah padat. Spontan saya kembali mengamati suasana sekitarnya. Galian-galian bekas tambang terlihat tak terurus, sementara rumput dan tanaman liar tumbuh subur mengitarinya. Tak berselang lama, bus berhenti, dan Mba Yana bersuara, “Yuk kita turun. Kita sampai di Danau Air Biru”.

Kami turun dari bus satu per satu. Gundukan-gundukan tanah berwarna putih terlihat mengelilingi sebuah danau berwarna biru. Tak sabar, saya segera melangkah menaiki satu sisi gundukan untuk mengamatinya lebih dekat. Mata berbinar, seakan melihat secuil surga. Iya, saya jatuh cinta pada pandangan pertama. “Ini kah yang mereka sebut bekas galian? Seindah ini?”  gumam saya saking takjupnya.

Danau Kaolin Air Bara Bangka
Danau Kaolin Air Bara Bangka

Menyapa Bangka Kali Pertama

Thursday, August 10, 2017 14 Comments
Bandara Depati Amir Pangkalpinang Bangka
Bandara Depati Amir Pangkalpinang Bangka
Saya sudah berada di terminal 2F Bandara Soeta pagi itu sekitar jam tujuh pagi, sementara jadwal keberangkatan pesawat yang akan saya tumpangi masih sekitar pukul 09.40 WIB. Sebuah pesan saya kirimkan ke WAG (watsapp group) untuk menginformasikan posisi saya. Tak disangka, seorang teman sudah lebih dulu berada di sana. Namanya willa, salah satu peserta famtrip yang sama. Tak berselang lama, satu per satu teman lain menyusul, termasuk Om Don Hasman. So excited! Saya dan Bang Djuli bahkan menodong untuk berfoto bersama fotografer senior yang pernah berjalan kaki selama 35 hari melewati jalur Santiago de Compostela tersebut.

Lima Tempat Menarik yang Wajib Kamu Kunjungi di Desa Wisata Nglanggeran Gunungkidul

Monday, August 07, 2017 10 Comments
1. Gunung Api Purba Nglanggeran.

Puncak Gunung Api Nglanggeran Gunungkidul
Puncak Gunung Api Nglanggeran Gunungkidul
Gunung Api Purba Nglanggeran memang menjadi destinasi utama di desa wisata ini. Gunung dengan ketinggian sekitar 700 Mdpl ini terbentuk dari pembekuan magma yang terjadi kurang lebih 60 juta tahun yang lalu dan tersusun oleh batuan beku berupa andesit, lava dan breksi andesit. Butuh waktu satu hingga dua jam trekking untuk menuju puncaknya.

Jalur pendakian gunung api purba Nglanggeran merupakan jalan setapak yang berupa anak tangga dan bebatuan. Bahkan kita juga harus melewati sebuah celah tebing batu besar yang sempit dan hanya dapat dilewati oleh satu orang saja. Di sini kita juga dapat menemukan sebuah batu yang berada di antara celah tebing dan mengingatkan kita pada satu film 127 hours, sebuah film garapan Danny Boyle yang menceritakan tentang seorang pendaki yang terjebak selama 127 jam dengan tangan yang terhimpit oleh sebuah batu besar di antara dua tebing di Utah. 

Inspirasi dari Potensi Desa Wisata Sanankerto Malang

Monday, July 17, 2017 24 Comments
Kecintaan saya pada desa wisata terasa semakin menumpuk seiring semakin banyak desa wisata yang saya kunjungi. Rasanya di setiap desa wisata, saya selalu menemukan berbagai potensi yang baru dan berbeda. Saat saya dan teman-teman #EksplorDeswitaMalang berada di desa wisata Sanankerto misalnya.

Andeman Desa Wisata Sanankerto
Desa Wisata Sanankerto 
Mobil yang kami tumpangi berhenti di sebuah kantor desa. Kami pun segera beranjak turun dan mengambil tempat untuk ngaso di pendapa kantor ini. Niat untuk rebahan di sebuah kursi panjang pun saya urungkan saat melihat keunikan bangunan pendapa. Semua dekorasi mulai dari atap hingga tiangnya terbuat dari bambu yang dibentuk sedemikian hingga terlihat sangat epik. Saat sedang mengamati, teman lain menyadari hal yang sama & terlihat sibuk mengambil gambar dari berbagai sisi. Maka tanpa perlu dijelaskan, saya meyakini potensi andalan dari desa wisata ini pastilah kerajinan bambu.

Gets Hotel; Hotel Nyaman Empat Bintang di Kota Semarang

Thursday, June 22, 2017 15 Comments
Pekan lalu, saya mendapat undangan dari Kementrian Pariwisata untuk menghadiri sebuah acara di Kota Semarang. Acaranya sendiri dimulai pada siang hari dan diakhiri dengan buka bersama, sehingga selesai pada malam hari. Beruntung, saya tak perlu pulang malam itu juga. Sebuah hotel baru bintang empat di Semarang memberikan salah satu kamar terbaiknya untuk saya tempati. Hotel itu berada di Jl. MT Haryono No 312 - 316, Jagalan, Semarang, yakni Gets Hotel.

Gets Hotel Semarang
Gets Hotel Semarang

Wisata Eksotis dan Hotel Murah di Mataram untuk Backpacker

Sunday, June 18, 2017 6 Comments
Lombok adalah salah satu pulau di Indonesia yang memiliki sejumlah destinasi wisata eksotis, mulai dari wisata alam hingga wisata buatan manusia yang sering dijadikan tujuan wisata para backpacker. Untuk biaya penginapan sendiri, ada banyak pilihan yang dapat disesuaikan dengan kocek para backpacker. Untuk memudahkan aktivitas selama berwisata di Lombok, backpacker disarankan menyewa sebuah kamar hotel murah di Mataram.

(sumber : tripadvisor.com)

Kali Werno Bejalen Ambarawa, Kampung Warna yang Tak Biasa

Thursday, June 15, 2017 16 Comments
Sebuah sungai dengan aliran air tenang kecoklatan membelah kampung. Di kanan kirinya tampak terpasang pagar pembatas yang dihias dengan bola dan cat warna warni. Tak hanya itu, deretan tembok rumah yang berada di sepanjang tepi sungai pun tak luput dari warna yang mencolok tersebut. Mulai dari merah, hijau, kuning, biru, dan warna lain yang berpadu dengan cantik dan menawan. 

Kampung Kali Werno Bejalen Ambarawa
Kampung Kali Werno Bejalen Ambarawa
Siang itu, saya bersama beberapa teman dari Generasi Pesona Indonesia Jawa Tengah (Genpi Jateng) dan Ikatan Mas Mba Jawa Tengah (IMMJ) berada di Kampung Kali Werno Bejalen Ambarawa. Kali werno berasal dari kata kali yang berarti sungai, sementara werno berarti warna. Berada di Desa Wisata Bejalen, Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah, kampung ini tengah naik daun di media sosial berkat spot selfie yang instagramable tersebut. Hanya dalam hitungan minggu saja sejak kampung ini mempercantik diri, ratusan wisatawan datang membanjiri setiap hari.

Wisata Edukasi Bertani di Desa Wisata Kebonagung Imogiri

Thursday, June 08, 2017 23 Comments
Desa Wisata Kebonagung Bantul
Desa Wisata Kebonagung Bantul
Kendaraan yang kami tumpangi melaju perlahan. Di luar, terlihat hamparan sawah yang hijau dengan pematang sebagai pembatas setiap petaknya. Khas pedesaan. Sementara di dalam kendaraan, Mas Sitam tak henti-hentinya bercerita tentang pengalamannya yang pernah mengunjungi desa wisata yang akan kami tuju ini. Benar, ini kali kedua baginya mengunjungi desa wisata Kebonagung Imogiri Bantul.

Sekretariat Desa Wisata Kebonagung Bantul
Sekretariat Desa Wisata Kebonagung Bantul
Kami sampai di sekretariat desa wisata setempat. Sejumlah warga yang tengah menunggu kedatangan kami menyambut dengan ramah, pun dengan ketua Pokdarwis (kelompok sadar wisata) yang menyalami kami satu per satu. Pak Dalbya namanya. Siang itu ia bercerita banyak soal potensi wisata di desanya. Semangatnya membangun desa sangat terlihat jelas dari tuturnya yang begitu antusias. Desa ini sendiri mulai merintis sebagai desa wisata sejak tahun 1998, dan sempat porak poranda akibat gempa Jogja di tahun 2006. Untunglah semangat Pak Dalbiya dan masyarakatnya tak pernah surut untuk kembali membangunnya.

Bermalam dengan Nyaman di The Sunan Hotel Solo

Tuesday, May 30, 2017 22 Comments
Akhir pekan lalu, saya dan beberapa teman travel blogger mendapat undangan sebuah acara city tour yang diselenggarakan oleh Paguyuban Putra Putri Solo. Acara tersebut berlangsung seharian, mulai dari jam 10.30 pagi hingga jam 8 malam. Acaranya sendiri bertajuk sejarah batik, sehingga destinasi kami tentulah tempat-tempat yang lekat dengan sejarah perkembangan batik di kota bengawan ini. Dimulai dari Museum Radya Pustaka, Rumah Pribadi Go Tik Swan, Kampung Batik Laweyan, hingga Kampung Batik Kauman.

City tour seharian dengan berjalanan kaki berkeliling Kampung Batik Laweyan & Kauman, tentu membuat rasa lelah begitu menumpuk. Kaki seakan mau copot dengan badan yang tak karuan. Rasanya ingin segera mandi dan merebahkan badan di kasur kemudian tidur hingga pagi. Apalagi hari itu saya datang bersama Hannif yang kebetulan sedang kurang fit. Agar tidak semakin drop kesehatannya, akhirnya kami memutuskan untuk stay dan memilih The Sunan Hotel Solo sebagai tempat kami bermalam.

The Sunan Hotel Solo
The Sunan Hotel Solo

Lima Potensi Desa Wisata Poncokusumo Malang yang Harus Kamu Tahu

Wednesday, May 17, 2017 20 Comments
Poncokusumo merupakan nama satu desa sekaligus nama kecamatan di Kabupaten Malang. Sejak 27 Mei 2001 Poncokusumo yang memiliki luas sekitar 686,23 hektar diresmikan sebagai salah satu desa wisata di Kabupaten Malang. Terletak di kaki Gunung Semeru atau tepatnya di sebelah selatan perbatasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Desa Wisata Poncokusumo memiliki banyak potensi yang patut untuk digali. Setidaknya, ada 5 potensi yang pernah saya gali bersama teman-teman #EksplorDeswitaMalang yang harus kamu ketahui.

1. Wisata Petik Apel

Wisata Petik Apel Poncokusumo Malang
Wisata Petik Apel Poncokusumo Malang

Enam Varian Cake Istimewa dari MAMAHKÉ JOGJA

Wednesday, May 10, 2017 26 Comments
Bisnis kuliner berupa oleh-oleh suatu kota, agaknya semakin diminati oleh kalangan artis Indonesia. Satu per satu nama artis Indonesia yang biasa menghiasi layar kaca, kini mencoba merambah ke dunia pergoyangan lidah. Sebut saja Teuku Wisnu dengan Malang Strudel, Dude Herlino dengan Jogja Scrummy, Irfan Hakim dengan Makassar Baklave, Zaskia Sungkar dengan Snow Cake Surabaya, dan Ricky Harun dengan Bosang Makassar.

MAMAHKÉ JOGJA
MAMAHKÉ JOGJA
Dan kali ini giliran salah satu sutradara terbaik Indonesia Hanung Bramantyo bersama sang istri Zaskia Adya Mecca yang mencoba peruntungan di dunia yang sama. Masih dengan menawarkan sajian oleh-oleh yang berupa "cake" pasangan ini memilih Kota Jogja sebagai pasarnya. Hal ini tidaklah mengherankan sebab Kota Jogja merupakan kampung halaman Hanung.

Grand Paradise Lembang, untuk Kamu Eksekutif Muda

Sunday, May 07, 2017 10 Comments
Dinas ke luar kota adalah satu kesenangan tersendiri bagi seorang eksekutif muda. Tentunya dengan catatan mendapatkan kesempatan untuk sekadar memanjakan diri sejenak setelah lelah mengurusi urusan bisnis. Apalagi jika kota tujuan dinas luar kotanya adalah kota wisata seperti Lembang.

Kota sejuk yang terletak di Kabupaten Bandung Barat ini memiliki banyak destinasi menarik yang bisa dijadikan lokasi pertemuan dan acara bisnis. Banyaknya fasilitas penginapan berkualitas juga adalah salah satu keunggulannya. Sebut saja Hotel Grand Paradise Lembang yang berada di Jalan Raya Tangkuban Perahu No. 50. Hotel yang satu ini pas sekali untuk dijadikan pilihan menginap para eksekutif muda.

Arsitektur ala Romawi dan Yunani yang Menawan

Grand Paradise Hotel Lembang
Grand Paradise Hotel Lembang

Mencicipi Menu Baru Liberica yang Menggoda

Sunday, April 30, 2017 17 Comments
Liberica Solo
Liberica Solo
Kota Solo merupakan salah satu kota yang ramah bagi "tukang nongkrong" menurut saya. Bagaimana tidak, pecinta tongkrongan pasti akan betah di kota ini karena sangat mudah untuk menemukan habitatnya. Itupun dengan beragam kelas, mulai dari yang merakyat dengan bersila di tikar wedangan pinggir jalan hingga duduk di sofa nyaman kafe. Tinggal pilih sesuai budget kantong.

Baru-baru ini saya diundang untuk food testing ke salah satu tempat berkelas yang terletak di depan loby Alila Hotel; Liberica. Bagi sebagian orang, nama Liberica sudah tak asing lagi. Di Indonesia, outletnya sudah tersebar di kota-kota besar seperti Jakarta, Medan, Palembang, Makassar, hingga Solo. Bahkan di Solo sendiri tidak hanya ada di Alila Hotel, namun juga dapat ditemui di The Park Mall Solo Baru.

Sehari Menggali Potensi Desa Wisata Gubugklakah Malang

Friday, April 28, 2017 21 Comments
Coban Pelangi Desa Wisata Gubugklakah Malang
Coban Pelangi Desa Wisata Gubugklakah Malang
"Loh sudah sampai yah?" kata salah satu orang yang berada dalam satu kendaraan Disporapar yang mengantarkan kami malam itu. Saya yang sempat tidur di sepanjang jalan mulai membuka mata dan melihat keadaan sekitar. Satu per satu turun dari kendaraan, saya yang berada di jok paling belakang segera menyusul. Udara dingin cukup menusuk kulit sesaat setelah kaki menapak di luar kendaraan. Sedikit lebih dingin jika dibandingkan dengan kota domisili saya.

Beberapa orang menyambut kami di luar kendaraan, diantaranya Pak Purnomo Anshori ketua Forkom Desa Wisata Kabupaten Malang sekaligus pengurus pokdarwis desa wisata Gubugklakah. Sadar jika diantara kami ada yang merasa kedinginan, beliau segera mengajak kami masuk ke lantai dua rumahnya yang juga merupakan homestay tempat kami bermalam di desa ini. Dan dari sinilah awal perjalanan kami untuk #EksplorDeswitaMalang, Desa Wisata Gubugklakah.

Desa Wisata Gubugklakah atau yang lebih dikenal dengan sebutan DWG berada di Kecamatan Pocokusumo Kabupaten Malang. Letaknya berada di kaki Gunung Bromo dan menjadi salah satu jalur pendakian. Tak heran jika desa ini memiliki panorama dan kesejukan khas pegunungan. Nama Gubugklakah berasal dari kata gubug yang berarti rumah/tempat tinggal sederhana dan klakah yang berarti bambu yang terbelah dua, sehingga Gubugklakah dapat diartikan sebagai rumah sederhana yang terbuat dari bambu yang dibelah, identik dengan rumah zaman dulu.

Desa Wisata Gubugklakah dikenal sebagai salah satu desa wisata yang kaya akan potensi wisata, tak heran jika tahun 2014 DWG pernah meraih penghargaan sebagai juara III Desa Wisata Nasional dan juara I lomba Pokdarwis di tahun yang sama. Beruntung, kami berkesempatan menggali potensi wisata apa saja yang berada di desa wisata ini dalam sehari.

Nusa Pelangi, Agrowisata Sapi Perah

Nusa Pelangi, Agrowisata Sapi Perah
Nusa Pelangi, Agrowisata Sapi Perah

Mengenal Batik Lebih Dekat di Kampung Batik Giriloyo Wukirsari Bantul

Tuesday, April 11, 2017 16 Comments
Kampung Batik Giriloyo Bantul DIY
Kampung Batik Giriloyo Bantul DIY
Kami sudah berada di mobil jemputan menuju Desa Wisata Wukirsari, Kabupaten Bantul setelah sebelumnya tiga desa wisata di Gunungkidul selesai kami eksplor. Pak Nur Ahmadi yang menemani perjalanan kami mengatakan waktu tempuhnya cukup untuk dipakai istirahat, namun kami lebih memilih menikmati perjalanan dengan mengobrol meski sebenarnya lumayan mengantuk setelah sebelumnya kami harus bangun pagi buta untuk mengejar sunrise di Kampung Pitu. Kamipun memasuki daerah Imogiri. Beberapa obyek wisata favorite seperti Puncak Becici, Hutan Pinus Mangunan, Kebun Buah Mangunan, dll kami lewati. Tak lama, sampailah kami di tujuan, Kampung Batik Giriloyo.

Kampung Batik Giriloyo Bantul DIY
Kampung Batik Giriloyo Bantul DIY

Sejenak Menikmati Keindahan Pantai Menganti & Sawangan Adventure

Friday, April 07, 2017 17 Comments
Setelah puas explore keindahan Desa Wisata Benowo di Purworejo, siang itu kami melanjutkan perjalanan ke Kota Kebumen. Tujuan pertama kami adalah Pantai Menganti. Pantai ini berada di Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen. Pantai Menganti dikenal sebagai salah satu pantai yang indah di Jawa Tengah dan semakin populer di media sosial karena keindahannya. Tak hanya memiliki pantai dengan pasir putih yang indah, Pantai Menganti juga memiliki pemandangan perbukitan hijau dan tebing karst yang memesona. Setelah menempuh perjalanan sekitar 2 jam, bus yang kami tumpangi akhirnya sampai di Pantai Ayah. Tak sempat menikmati suasana pantai ini, karena bukan Pantai Ayah tujuan kami. Dua mobil bak terbuka yang dimodifikasi dengan tempat duduk sudah menunggu untuk mengangkut kami ke Pantai Menganti. Melewati jalan yang lebih sempit dengan akses yang naik turun kami melanjutkan perjalanan sekitar 30 menit. Dan sore itu kami sampai di Pantai Menganti.

Lembah Menguneng Pantai Menganti Kebumen
Lembah Menguneng Pantai Menganti Kebumen

Wisata Gua Rancang Kencono dan Air Terjun Sri Gethuk Gunungkidul

Thursday, March 30, 2017 20 Comments
Air Terjun Sri Gethuk Bleberan Gunungkidul
Air Terjun Sri Gethuk Bleberan Gunungkidul
Saya masih ingat pagi itu sebagian dari kami masih mengenakan pakaian yang penuh dengan bercak lumpur hasil off road di Bejiharjo. Entah memang malas atau jorok, yang jelas mereka dengan sadar dan sengaja tidak membersihkan diri dulu karena tujuan kami selanjutnya adalah Desa Wisata Bleberan, dimana salah satu objek wisatanya adalah Air Terjun Sri Gethuk. Mungkin bayangan mereka saat itu adalah bisa segera berada di bawah air terjun dengan pakaian kotor sambil teriak "Tuhaaan, aku kotorrrr! aku ternodaaaaa!". -_-

Desa Wisata Bleberan Gunungkidul
Desa Wisata Bleberan Gunungkidul

Suatu Pagi di Kampung Pitu Nglanggeran Gunungkidul

Friday, March 24, 2017 18 Comments
Rasanya mata sudah tak jenak untuk memejam kembali. Padahal jam masih menunjukkan pukul setengah 4 pagi, dan alarm yang sudah saya set di smartphone pun belum sempat untuk berbunyi.

"Jam berapa?" tanya Mas Sitam yang ternyata juga sudah terbangun dari tidurnya. 
"Masih setengah jam lagi" jawabku sambil beranjak dari tempat tidur dan segera menunaikan hajat pagiku.

Masih dalam rangka #EksplorDeswitaJogja (Eksplor Desa Wisata Jogjakarta) saya bersama 8 travel blogger lain pagi itu sedang berada di homestay Desa Wisata Nglanggeran. Sore sebelumnya kami sudah sempat menikmati sunset di Embung Nglanggeran, dan pagi itu kami berencana menikmati sunrise di puncak Gunung Bantal yang berada di Kampung Pitu Nglanggeran.

Sunset Embung Nglanggeran
Sunset Embung Nglanggeran

The Alana Hotel Jogja; Pilihan Tepat Menginap di Tepi Kota

Monday, March 20, 2017 9 Comments
Awal bulan lalu saya berkesempatan menginap 2 hari 2 malam di The Alana Jogja. Hotel Bintang 4 ini berada di Jl. Palagan tentara Pelajar Km. 7, Kabupaten Sleman, tepatnya di dalam Kota Mataram City. Meski tidak terletak di pusat kota Jogja, namun untuk menuju hotel ini cukup mudah, hanya sekitar 10 menit dari Monumen Yogya Kembali dan tak sampai 15 menit dari Jogja City Mall. 

The Alana Hotel & Convention Center Jogja
The Alana Hotel & Convention Center Jogja

Little India Epice Restaurant; Sajian Kuliner ala India dari Alila

Saturday, March 18, 2017 13 Comments
Sudah tahu kan Epice Restaurant dari Alila Hotel Solo punya paket buffet dinner setiap Jumat dan Sabtu. Ini pernah saya singgung di tulisan saya di sini. Paket buffet dinner ini memanjakan para tamu dengan beragam sajian yang bisa dipilih mulai dari appetizer, main course, hingga dessert. Menariknya, sajian yang dihidangkan merupakan kuliner khas dari suatu negara, dan akan berganti konsep setiap 2 bulan sekali. Hal ini selain membuat para tamu tidak merasa bosan dengan sajian yang sama, juga dapat memperkaya referensi tentang kuliner dari satu negara ke negara lainnya. Misalnya, setelah awal tahun lalu Epice mengusung tema kuliner timur tengah, pada bulan Maret hingga April nanti Epice menghadirkan sajian kuliner dari tanah hindustan aka India. 

Epice Restaurant Alila Hotel Solo
Epice Restaurant Alila Hotel Solo
Senang rasanya saat saya berkesempatan diundang untuk mencoba buffet dinner dengan konsep ala India ini. Bagaimana tidak, India memiliki segudang kuliner khas seperti di negara kita. Seperti halnya di Indonesia,  setiap daerah memiliki kuliner khas masing-masing yang juga kaya rasa dengan bumbu rempah yang melimpah. Hal ini yang membuat saya semakin penasaran untuk mencicipi cita rasanya. Apalagi serial drama India yang banyak bersliweran di TV nasional sering menayangkan berbagai sajian kulinernya tersebut membuat kuliner India semakin populer terdengar di telinga. Sebut saja biryani, naan, papadum, tikka masala, dosa, pani puri, dll. Nah, di buffet dinner dari epice restaurant ini juga menyajikan puluhan kuliner India tersebut. Saking banyaknya, saya tidak mampu menghafalnya. Tapi, dari berbagai macam pilihan itu, ada beberapa menu yang menjadi andalan. Berikut diantaranya :

5 Hal Menarik yang Bisa Kamu Lakukan di Desa Wisata Malangan Sleman DIY

Saturday, March 11, 2017 32 Comments
Berkunjung ke desa wisata merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk menikmati liburan yang berkwalitas. Apalagi bagi seseorang yang rutinitas kesehariannya berada di perkotaan. Suasana pedesaan yang masih asri, udara tanpa polusi, masyarakat yang ramah, budaya yang kental, hingga kearifan lokal merupakan sederetan alasan kenapa desa wisata menjadi tempat yang tepat menghabiskan masa liburan. Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan provinsi dengan ratusan desa wisata. Tercatat sekitar 135 desa wisata berada di provinsi yang istimewa ini, sementara Kabupaten Sleman menyumbang angka sekitar 38 desa wisata yang dapat dikunjungi. Setiap desa wisata memiliki dan menawarkan berbagai potensi dan aktivitas yang berbeda. Salah satu desa wisata di Sleman yang memiliki potensi menarik adalah Desa Wisata Malangan.

Desa wisata Malangan berada di Sumber Agung, Moyudan, Sleman. Desa wisata ini dikenal dengan beragam potensi kerajinan. Untuk menuju desa wisata ini sangatlah mudah karena terletak di tepi jalan raya utama yang menghubungkan kota Yogyakarta dengan Kabupaten Kulon Progo. Dari Ibukota Kabupaten Sleman berjarak sekitar 15 km atau 30 menit perjalanan, dan kurang lebih 16 km dari pusat kota Yogyakarta. Jika ditempuh dengan angkutan umum bisa naik bus pemuda dan minibus jurusan Kulon Progo. Lalu apa saja yang bisa kita lihat dan kita lakukan di desa wisata ini? berikut beberapa diantaranya :

1. Bersepeda Keliling Desa

Bersepeda Keliling Desa Wisata Malangan
Bersepeda Keliling Desa Wisata Malangan

Off Road Desa Wisata Bejiharjo; Wisata Seru di Gunungkidul

Monday, March 06, 2017 41 Comments
Off Road Dewa Bejo Bejiharjo Gunungkidul
Off Road Dewa Bejo Bejiharjo
Kabut pagi masih nampak menutupi sebagian tambak dan persawahan di sekitar. Para penghuni homestay sudah memulai aktifitas. Beberapa orang memilih berjalan menyusuri pematang sawah demi mendapatkan gambar, sebagian lainnya menikmati kopi sambil saling lempar obrolan, sisanya masih sibuk dengan bantal, make up, atau barangkali urusan hajatnya. Sedangkan saya? memilih untuk live IG dan menyapa khalayak ramai yang ada di dalamnya. Tak ada yang mengikuti? tak apa, toh koneksi kala itu hasil tumpangan. Yang penting live. Titik. *prinsip* Di sana, saya bercerita sedang berada di salah satu homestay Dewa Bejo di Desa Wisata Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul bersama 8 travel blogger lain untuk mencoba salah satu wisata baru di tempat ini. Tengah asik bercerita, tiba-tiba deru mesin jeep terdengar meraung dan semakin dekat. Mereka lah yang kami tunggu, Mas Arif dan kedua temannya. Mereka yang akan membawa kami bersembilan untuk menerabas jalanan berbatu dan berlumur dengan off road. Yeay!

Pesona Tersembunyi dari Desa Wisata Benowo Purworejo

Tuesday, February 28, 2017 23 Comments
Mobil L300 yang kami tumpangi melaju di jalan perkampungan yang semakin lama semakin sepi. Sesekali hanya terlihat pepohonan di samping kiri dan kanan tanpa ada penerangan. Malam itu kami memang harus berganti mobil tersebut setelah sebelumnya bus kami hanya mampu mengantar kami hingga kantor Kecamatan Bener Purworejo saja karena jalanan berikutnya yang sempit, berliku, dan naik turun. Saya belum bisa membayangkan seperti apa tempat yang kami tuju, yang saya tau saat itu mata semakin lengket menahan kantuk. Sesekali saya periksa suasana sekitar saat tiba-tiba mobil kami terdengar meraung pertanda sebuah tanjakan tengah kami lalui. Butuh waktu sekitar 1 jam perjalanan, dan kami pun sampai di desa yang kami tuju, Desa Wisata Benowo.

Gunung Kunir Benowo Purworejo
Gunung Kunir Benowo Purworejo

Rafting Sungai Bogowonto; Wisata Seru di Kota Purworejo

Wednesday, February 22, 2017 37 Comments
Waktu sudah menunjukkan pukul 12 lewat. Bus yang kami tunggu belum juga terlihat, padahal jika sesuai itinerary bus seharusnya datang jam 11 siang. Saya dan Mas Ardian sudah berada di suatu kedai di Kota Purworejo untuk menunggu rombongan teman-teman travel blogger peserta famtrip yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Jawa Tengah. Rencananya, kami akan explore beberapa destinasi wisata di Purworejo - Kebumen selama 3 hari. Berhubung kami terlalu jauh jika datang ke meeting point di Semarang, jadilah kami berdua menunggu di Purworejo. Tak lama, bus yang kami tunggu-tunggu tiba. Kami saling menyapa & berkenalan. Total ada 18 travel blogger yang berasal dari berbagai daerah. Beberapa orang memang sudah saya kenal sebelumnya, sedangkan beberapa orang lainnya baru saya kenal di famtrip kali ini. Selesai beramah tamah, kamipun segera bersiap ke destinasi pertama, yakni rafting di Sungai Bogowonto. 

Rafting Sungai Bogowonto Purworejo
Rafting Sungai Bogowonto Purworejo

Upside Down World Jogja; Sensasi Berfoto di Dunia Terbalik

Friday, February 10, 2017 28 Comments
Saat sedang berwisata, apa sih yang lebih banyak kamu lakukan? bersantai menikmati suasana dan pemandangan, atau lebih banyak melakukan aktifitas fotografi? Nah, buat yang lebih suka berfoto, bagaimana jika kali ini saya mengajak kamu untuk mengunjungi salah satu tempat wisata di Jogjakarta yang memang diperuntukkan bagi mereka yang suka berpose di depan kamera. Tak hanya pose biasa, karena kita akan menikmati sensasi berada di dunia terbalik. Yes, mari kunjungi Upside Down World Jogja.

Upside Down World Jogja
Upside Down World Jogja

River Tubing; Cara Seru Mengarungi Sungai Senatah Karanganyar

Wednesday, February 01, 2017 15 Comments
Saya masih ingat beberapa bulan lalu saat seorang teman mengajak untuk mencoba sebuah wahana wisata baru di daerah Karanganyar, yakni river tubing Sungai Senatah. Nah, river tubing ini bisa dikatakan rafting/arung jeram versi mini karena medan dan alat yang digunakan lebih sederhana. Jika rafting biasanya di sungai dengan arus yang cukup deras, nah tubing ini dilakukan di sungai yang lebih kecil. Selain itu, jika rafting memakai perahu karet, tubing hanya menggunakan ban karet. Belum kesampaian ajakan teman saya untuk mencoba tubing ini, saya justru dapat kesempatan saat Famtrip International Student, Blogger, & Media oleh Dinas Kebudayaan & Pariwisata (sekarang Dinas Pemuda, Olahraga & Pariwisata) Jawa Tengah akhir tahun kemarin. River Tubing ini kami lakukan bersama Senatah Adventure.

Tubing River Senatah Adventure Karanganyar
Tubing River Senatah Adventure Karanganyar

The Westlake Resort; Staycation Nyaman & Tenang di Jogjakarta

Tuesday, January 24, 2017 28 Comments
Menghabiskan waktu akhir pekan atau saat lagi libur tidak harus jalan-jalan ke luar kota, atau pergi ke tempat wisata. Terkadang staycation menjadi pilihan lain yang sangat tepat. Leyeh-leyeh di sebuah hotel atau resort sambil menikmati berbagai macam fasilitas di dalamnya menjadi cara yang ampuh menghilangkan stres bagi sebagian orang. Tempatnya pun tak perlu jauh-jauh, bisa cari hotel/resort dalam kota. Kita bisa menikmati fasilitas hotel/resort yang tidak bisa kita dapatkan di rumah. Nah, saya pribadi lebih senang staycation dengan memilih tipe boutique hotel atau resort. Alasannya, sudah pasti karena memiliki konsep yang berbeda dan khas dibandingkan standart hotel-hotel berbintang. Salah satu yang saya rekomendasikan adalah The Westlake Resort Jogja.

The Westlake Resort Jogja
The Westlake Resort Jogja

Wisata Asik Yamaha; Serunya Touring ke Pantai Sepanjang Gunungkidul

Thursday, January 19, 2017 24 Comments
Pagi itu saya sudah berada di sumber baru motor Kalasan Jogjakarta bersama sekitar 25 teman blogger & vlogger lainnya. Rencananya, kami akan diajak touring ke Pantai Sepanjang Gunungkidul sekaligus test drive beberapa tipe motor dari Yamaha. Acara yang bertajuk "Wisata Asik Yamaha" ini memang tak hanya mengajak blogger/vlogger dengan niche otomotif saja, namun juga travel blogger seperti saya. Jadi selain bisa mencoba beberapa tipe motor Yamaha untuk touring pendek ini, juga bertujuan untuk mengekspos wisata yang ada di Gunungkidul.

Wisata Asik Yamaha
Wisata Asik Yamaha

Mencicipi Pecel Semanggi; Kuliner Khas Surabaya yang Mulai Langka

Wednesday, January 11, 2017 26 Comments
Makanan Jawa Timur mayoritas memang dikenal dengan rasa yang dominan asin, seperti Balap Lontong yang sudah saya posting sebelumnya. Namun nyatanya tidak semua demikian. Ada satu kuliner khas Kota Surabaya yang rasanya dominan manis, bahkan terlampau manis bagi saya yang berlidah Jawa Tengah. Kuliner khas tradisional ini konon sudah mulai langka dan sulit ditemukan. Mereka biasa menyebutnya dengan semanggi atau dikenal juga dengan pecel semanggi.

Pecel Semanggi Surabaya
Pecel Semanggi Surabaya

Lontong Balap Pak Gendut; Kuliner Khas Surabaya yang Legendaris

Sunday, January 08, 2017 27 Comments
Saya sudah beberapa kali berkunjung ke Kota Surabaya. Meski belum dapat mengunjungi tempat wisata yang ada di sana, namun saya sudah sempat mencicipi beberapa kuliner khas nya. Salah satu yang cukup legendaris adalah Lontong Balap Pak Gendut yang ada di Jl. Kranggan No 60. Kedua teman saya Gabby & Alysa lah yang menemani & merekomendasikannya untuk saya cicipi saat berburu kuliner di Kota Pahlawan ini.

Lontong Balap Pak Gendut Surabaya
Lontong Balap Pak Gendut

Alila; Hotel Bintang Lima yang Bikin Terkesima pada Pandangan Pertama

Friday, January 06, 2017 11 Comments
Setelah beberapa tahun tinggal di Kota Bogor, saya sedikit terkejut saat kembali ke Kota Solo tahun lalu. Di sepanjang jalan utama baik di sebelah kanan & kiri terlihat bangunan modern yang menjulang tinggi. Mall dan hotel bintang 3 hingga bintang 5 bagai disulap dalam sekejap dan mendadak berdiri tegak. Salah satu bangunan yang menyita perhatian saya adalah Alila Hotel yang berada di Jl. Slamet Riyadi No.562 tepatnya di pertigaan Faroka.

Alila Hotel Solo
Alila Solo (sumber: http://www.alilahotels.com/solo)