Tinggal di kota kecil membuat saya harus memiliki persiapan ekstra saat ingin melakukan sebuah perjalanan ke luar negeri. Sejauh ini, jika ...
Tinggal di kota kecil membuat saya harus memiliki persiapan ekstra saat ingin melakukan sebuah perjalanan ke luar negeri. Sejauh ini, jika pergi ke luar negeri saya selalu terbang dari Bandara Juanda Surabaya atau Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. Hal ini karena dari kedua bandara inilah yang paling banyak rute penerbangan internasionalnya. Selain itu, rute dari kedua bandara ini pula yang paling sering ada promo dari maskapai penerbangan.
 |
| Papan Petunjuk ke Shower Room Bandara Soekarno Hatta Jakarta |
Jika kamu mengikuti akun sosial media saya di @lagiliburcom barangkali sudah tahu jika pada bulan Maret kemarin saya baru saja melakukan pe...
Jika kamu mengikuti akun sosial media saya di @lagiliburcom barangkali sudah tahu jika pada bulan Maret kemarin saya baru saja melakukan perjalanan ke India. Tidak hanya di instastoris, bahkan saya sempat update di twitter secara berkala apa saja yang saya alami di tanah hindustan ini. Bukan hanya tentang kesenangan dan keriaan saya beserta teman-teman perjalanan saja, melainkan juga perkara "drama".
 |
| Mehtab Bagh, India |
Jauh sebelum saya berangkat ke India, saya sudah mendapat banyak cerita mengenai drama negeri ini. Bahkan kata salah satu kawan saya,
bukan India jika tidak ada drama. Baiklah, sampai di sini tentu saya sudah siap dengan segala risiko yang kemungkinan terjadi selama berada di sana. Ya, meski sebenarnya masih tidak menyangka juga India ternyata se-"drama" itu.
Selain kota pelajar, Jogjakarta juga memiliki sebutan lain sebagai kota gudeg. Ini karena kuliner yang memiliki cita rasa manis tersebut ...
Selain kota pelajar, Jogjakarta juga
memiliki sebutan lain sebagai kota gudeg. Ini karena kuliner yang
memiliki cita rasa manis tersebut merupakan makanan khas yang sudah
menjadi bagian dari identitas Jogjakarta. Padahal jika mau menelisik
lebih dalam, kuliner Jogja tidak hanya gudeg saja. Banyak khasanah
kuliner yang wajib dicicipi di kota ini. Bahkan kini tidak hanya kuliner
khas setempat, tetapi juga kuliner dari berbagai daerah dan negara yang
telah diadopsi.
Sebagai
kota pelajar, Jogjakarta memang dipenuhi pendatang dari berbagai suku
dan etnis, sehingga jangan heran jika kuliner dari daerah lain pun ikut
diboyong ke kota ini. Hampir semua makanan dari sabang sampai merauke,
bahkan makanan Asia hingga Eropa semuanya ada. Saya pernah diajak teman
untuk makan papeda dan ikan kuah kuning di sebuah warung sederhana di
daerah Jetis, Jogja. Saya sangat antusias, mengingat seumur-umur saya
belum pernah menyantap makanan khas Indonesia timur ini. Dengan adanya
warung yang menyajikan papeda di Jogja, saya tak perlu jauh-jauh terbang
ke Indonesia timur untuk sekedar mencicipinya. Pun dengan makanan dari
daerah lain yang kini sudah ada di Jogja.
Cave Tubing Goa Pindul Cave Tubing Goa Pindul merupakan salah satu atraksi wisata menarik yang ada di Desa Wisata Bejiharjo, Gun...
 |
| Cave Tubing Goa Pindul |
Cave Tubing Goa Pindul merupakan salah satu
atraksi wisata menarik yang ada di Desa Wisata Bejiharjo, Gunungkidul. Atraksi
wisata ini akan mengajak kita menyusuri Goa Pindul hanya dengan menggunakan ban
karet sebagai pelampungnya. Selama kegiatan berlangsung, kita akan ditemani
dengan guide yang menjelaskan seputar sejarah dan apa saja yang ada di
dalamnya.
Berkali-kali saya melihat jam digital di ponsel, sekadar menghitung sudah berapa jam kereta Sri Tanjung ini membawa saya jauh ke ujung ...
Berkali-kali saya melihat jam
digital di ponsel, sekadar menghitung sudah berapa jam kereta Sri Tanjung ini
membawa saya jauh ke ujung timur Pulau Jawa. Sudah berjam-jam. Hingga saya pun
bosan dan tak tahu lagi harus bagaimana mengisi waktu di dalam kereta ekonomi
ini. Kaki pegal karena terlalu lama ditekuk, punggung apalagi. Sandaran kursi
yang tegak lurus membuat
punggung cepat pegal. Ya, namanya juga kereta ekonomi, tentu
fasilitasnya juga ekonomis.
Saat matahari
masih sepenggalah pagi tadi, kereta ini memulai perjalanannya dari
Stasiun Lempuyangan Yogyakarta ke ujung
timur Pulau Jawa. Kereta terus melaju ke timur, sesekali meliuk mengikuti rel
yang mengular di sepanjang jalur selatan. Namun
hingga matahari telah jatuh di kaki langit barat, kereta masih belum memasuki
telatah Blambangan yang menjadi tujuan akhir perjalanan.
Butuh belasan jam untuk mencapai
ujung timur Pulau Jawa dari Yogyakarta. Sudah pukul sembilan malam ketika saya
turun di Stasiun Karangasem, Banyuwangi, dengan tubuh letih dan ingin segera
merebahkan diri. Sehari penuh duduk di dalam kereta sambil melawan rasa bosan
rasanya seolah-olah menempuh perjalanan empat puluh tahun cahaya. Sangat lama.
Akan tetapi, Banyuwangi membalas
kelelahan dan perjalanan panjang itu dengan sangat manis. Disajikannya bentang
alam yang membuat setiap pandangan saya disertai decak kagum dan semangat untuk
mengeksplorasi setiap sudut Banyuwangi. Setidaknya, sepuluh destinasi inilah
yang sangat berkesan bagi saya, dan wajib dikunjungi ketika berwisata ke ujung
timur Pulau Jawa ini.
1. Di Pantai Cacalan, Matahari Terbit Paling Awal
 |
| Sunrise Pantai Cacalan Banyuwangi |
Klaten; sebuah kabupaten di Jawa Tengah yang barangkali tak begitu dikenal oleh banyak orang. Namanya memang tak setenar dua kota yang ...
Klaten; sebuah kabupaten di Jawa Tengah yang barangkali tak begitu
dikenal oleh banyak orang. Namanya memang tak setenar dua kota yang mengapitnya,
Surakarta dan Yogyakarta. Padahal jika ditengok lebih dalam, kota ini juga menyimpan
begitu banyak warisan dan kearifan lokal yang patut dilestarikan.
Di bagian ujung timur kota ini misalnya. Ada sebuah desa yang hingga
saat ini masih melestarikan salah satu warisan leluhur yang termasyhur. Bahkan
sebagian masyarakatnya, menjadikannya sebagai sumber pundi penopang
perekonomian. Selamat datang di Desa Sidowarno, sentra seni tatah sungging
wayang kulit yang bertahan melawan kepunahan.
 |
| Pendi; Penatah Wayang Termuda di Sidowarno (dok. pribadi) |
Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang menjadi destinasi wisata favorit para wisatawan baik, domestik m...
Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang menjadi destinasi wisata favorit para wisatawan baik, domestik maupun mancanegara. Bisa dibilang, provinsi istimewa ini memiliki paket wisata komplet. Berbagai atraksi wisata mulai dari alam, budaya, sejarah, dan lainnya bisa kita temukan di sini, termasuk wisata kuliner.
Saat ini, kuliner sudah menjadi salah satu bagian dari sebuah aktivitas wisata seseorang saat mengunjungi suatu daerah. Rasanya ada yang kurang saat lidah tidak mencicipi secara langsung cita rasa lokal daerah tersebut. Maka tak heran jika sebagian orang sengaja menambahkan wisata kuliner ini ke dalam itinerarinya.
Kuliner paling khas dan identik dengan Yogyakarta adalah gudeg. Saking akrabnya dengan makanan ini, Yogyakarta memiliki sebutan “kota gudeg”. Kita bisa menemukan banyak warung makan yang menyajikan menu khas ini, mulai warung kecil biasa sampai warung legendaris yang sudah punya nama. Bahkan, sampai ada sebuah ucapan yang mengatakan jika belum makan gudeg artinya belum sah berkunjung ke Yogyakarta.
Meski demikian, Yogyakarta tidak hanya memiliki gudeg saja, lho. Banyak khazanah kuliner lokal yang patut diperhitungkan untuk masuk ke dalam daftar kuliner yang wajib dicicipi. Beberapa di antaranya tampak unik dan berbeda dari sajian lain yang serupa. Setidaknya saya memiliki daftar 10 kuliner berbeda di Yogyakarta yang saya rekomendasikan untuk kamu cicipi.
1. Pecel Wader Pak Bejo
 |
| Pecel Wader Pak Bejo |
Bus yang kami tumpangi akhirnya sampai di Jl. Kedu – Jumo Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung setelah sebelumnya menem...
Bus yang kami tumpangi akhirnya sampai di Jl.
Kedu – Jumo Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung setelah
sebelumnya menempuh perjalanan dari Kota Wonosobo. Turun dari bus, kami kemudian
berganti mobil pribadi yang ukurannya lebih kecil karena bus besar tak bisa
mencapai destinasi akhir kami. Lalu lalang kendaraan bermotor baik roda dua
maupun roda empat tampak ramai di jalanan kampung yang tak begitu lebar
tersebut. Bahkan sesekali kendaraan kami harus berhenti menepi sejenak untuk
memberikan jalan kepada kendaraan lain dari arah berlawanan. Kami mulai was-was
saat hari semakin siang. Maklum saja, destinasi yang kami datangi ini hanya ada
saat pagi hingga siang hari, yakni jam 6 hingga jam 12 saja.
Pasar Papringan Ngadiprono
Begitu sampai di tempat parkir, kami kemudian
melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.
“Gila!” batin saya saat melihat banyaknya kendaraan yang terparkir.
Ternyata, tidak hanya saya dan teman-teman saja yang antusias datang ke destinasi
wisata ini. Banyak wisatawan lain yang juga tak kalah antusias. Bahkan melihat
plat nomornya, banyak dari mereka yang berasal dari luar kota. Mulai dari
Magelang, Jogja, Semarang, Solo, dan kota-kota lainnya. Setelah berjalan
melewati gang perkampungan, sebuah keramaian di bawah rindangnya pepohonan
hutan bambu pun mulai terlihat. Ya, kami telah sampai di destinasi kami, Pasar
Papringan Ngadiprono, Temanggung.
 |
| Pasar Papringan Temanggung Jawa Tengah |
Humbang Hasundutan adalah sebuah kabupaten yang berada di Provinsi Sumatera Utara dan beribukotakan Dolok Sanggul. Banyak orang yang m...
Humbang Hasundutan adalah sebuah kabupaten yang
berada di Provinsi Sumatera Utara dan beribukotakan Dolok Sanggul. Banyak orang yang menyebutnya dengan Humbang
saja atau dengan Humbahas untuk mempermudah pengucapan. Kabupaten ini merupakan
satu dari tujuh kabupaten di Sumatera Utara yang secara geografis letaknya mengelilingi
Danau Toba. Tak heran jika Danau Toba juga menjadi wisata andalan di kabupaten ini. Nah berikut
ini beberapa wisata menarik di Humbang Hasundutan yang wajib untuk dikunjungi :
1. Bakara
 |
| Bakara Humbahas |
Bakara
merupakan sebuah wilayah yang terletak di pinggiran baratdaya Danau Toba dan
masuk wilayah Kecamatan Bakti Raja. Bakara sendiri memiliki arti tempat kediaman
yang teduh (damai). Tempat ini bisa dicapai hanya sekitar 30 menit dari Dolok
Sanggul. Di Bakara kita bisa menikmati panorama Danau Toba dari kejauhan
sekaligus ketinggian. Kita akan disuguhi hamparan sawah pedesaan yang dikelilingi
perbukitan hijau di samping kanan dan kirinya, sementara Danau Toba tampak
berada di ujungnya. Cantik!
Kota Kudus merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang menawarkan wisata kuliner yang tak boleh dilewatkan bagi tukang makan sepert...
Kota Kudus merupakan salah satu
kota di Jawa Tengah yang menawarkan wisata kuliner yang tak boleh dilewatkan
bagi tukang makan seperti saya. Kota yang memiliki sebutan kota kretek ini
memang menyimpan beragam kuliner unik yang siap menggoyang lidah. Sebut saja
lentog tanjung, soto kudus, sate kerbau, dan yang tak boleh ketinggalan, garang
asem.
 |
| Garang Asem RM Sari Rasa Kudus |
Jika kamu ingin menikmati garang
asem yang paling nikmat di kota ini, cobalah mampir ke RM Sari Rasa yang berada
di Jl. Raya Agil Kusumadya No 20 Jati Kulon. Dijamin, saking lezatnya kamu bisa
jatuh cinta di suapan pertama. Bahkan garang asem punya rumah makan ini menjadi
favorite Pak SBY, mantan presiden RI ke enam lho!
Cuaca cerah pagi itu mengantarkan saya bersama kedua kawan untuk sejenak menepi dari Kota Jogja. Kali ini kami menuju kabupaten di sebelah ...
Cuaca cerah pagi itu mengantarkan saya bersama
kedua kawan untuk sejenak menepi dari Kota Jogja. Kali ini kami menuju
kabupaten di sebelah barat, Kulon Progo. Meski cukup ramai, namun jalanan pagi
itu terbilang lancar. Hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam perjalanan untuk
sampai pada destinasi tujuan kami, Taman Sungai Mudal.
 |
| Taman Sungai Mudal Kulon Progo |
Rute Sungai Mudal
Taman Sungai Mudal terletak di Pedukuhan
Banyunganti, Desa Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo. Rute menuju Taman Sungai
Mudal bisa dibilang sangat mudah. Dari Tugu Jogja, saya hanya perlu mengarahkan
kendaraan ke arah barat, melewati Godean, jembatan Kulon Progo, Goa
Kiskenda masih lurus, pertigaan hutan pinus belok kiri ke arah Kokap, ikuti
petunjuk jalan hingga menemukan pintu masuk Taman Sungai Mudal di sebelah kanan
jalan.
Desa wisata; sebuah istilah yang sebenarnya sudah tidak asing lagi bagi saya, meski pengertian desa wisata itu sendiri baru saya pahami sat...
Desa wisata; sebuah istilah yang sebenarnya sudah tidak asing lagi bagi saya, meski pengertian desa wisata itu sendiri baru saya pahami satu tahun terakhir ini. Dulu, saya sering melihat papan petunjuk atau gapura yang menuliskan kata desa wisata. Dalam hati saya sering bertanya. Sebenarnya apa itu desa wisata? Apa bedanya dengan desa-desa lainnya? Kenapa sampai bisa menyandang embel-embel “wisata” di belakangnya.
 |
| Desa Wisata Kebonagung Bantul |
Follow Us
Temukan saya di :