Mobil yang kami tumpangi akhirnya sampai tujuan. Lega, begitu kira-kira yang saya rasakan saat kembali menikmati udara segar setelah terjeb...

Mobil yang kami tumpangi akhirnya sampai tujuan. Lega, begitu kira-kira yang saya rasakan saat kembali menikmati udara segar setelah terjebak dalam kemacetan Kota Batu. Dari Desa Wisata Sanankerto, saat ini kami sudah berada di Pujon Kidul, desa wisata terakhir yang kami kunjungi selama #EksplorDeswitaMalang.

Kafe Sawah Pujon Kidul Malang
Kafe Sawah Pujon Kidul Malang

Waktu belum menunjukkan pukul lima pagi saat saya mencoba menghangatkan badan yang mulai menggigil diterpa angin. Kedua tangan saya masuk...

Waktu belum menunjukkan pukul lima pagi saat saya mencoba menghangatkan badan yang mulai menggigil diterpa angin. Kedua tangan saya masukkan ke dalam saku sembari loncat-loncat kecil, berharap sedikit mendapat keringat. Sementara di sekeliling saya, teman-teman  tengah sibuk dengan kamera dan gawainya. Semua memiliki tujuan yang sama, menantikan baskara beranjak dari peraduannya. Pagi itu, saya sedang berada di Puncak Gunung Telomoyo Jawa Tengah.  Ini merupakan salah satu rangkaian acara blogger camp yang diselengarakan oleh D’Emmerick Hotel Salatiga.

Sunrise Puncak Gunung Telomoyo Jawa Tengah
Sunrise Puncak Gunung Telomoyo Jawa Tengah

Ajakan Mba Sha untuk menjajal offroad Gumuk Pasir Bantul kala itu langsung saya iyakan. Bagaimana bisa saya menolak untuk trip bareng bo...


Ajakan Mba Sha untuk menjajal offroad Gumuk Pasir Bantul kala itu langsung saya iyakan. Bagaimana bisa saya menolak untuk trip bareng bocil lucu nan menggemaskan Semesta Renjana, anak lanangnya. Apalagi sudah beberapa bulan saya tak berjumpa dengan bocah yang akrab disapa Bre itu. Kawasan Gumuk Pasir sendiri bisa ditempuh dengan waktu sekitar 1 jam perjalanan dari kota. Siang itu, kami berangkat dengan menumpang mobil Mas Hendra.

Offroad Jip Gumuk Pasir Bantul
Offroad Jip Gumuk Pasir Bantul

Kota Semarang selain memiliki destinasi wisata yang menarik, juga menyimpan banyak kuliner yang patut untuk dicoba lho. Ibu kota Provinsi ...

Kota Semarang selain memiliki destinasi wisata yang menarik, juga menyimpan banyak kuliner yang patut untuk dicoba lho. Ibu kota Provinsi Jawa Tengah yang juga dikenal dengan sebutan kota lunpia ini nyatanya tak hanya memiliki lunpia sebagai ikon kulinernya. Salah satu kuliner yang wajib kamu coba saat mengunjungi Kota Semarang adalah Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok.

Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang

Lokasi Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok

Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Lokasi Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok ini sangat strategis sehingga sangat mudah untuk menemukannya, yakni berada di Jl Pemuda kawasan Kota Lama Semarang, tepatnya di samping jembatan Mberok. Bahkan kamu bisa mencapainya dari Stasiun Tawang hanya dengan berjalan kaki sambil menikmati uniknya bangunan tua di sekitaran Kota Lama.

Dikenal Legendaris

Sedikit cerita mengenai sejarah nasi goreng babat ini, konon Pak Karmin sudah memulai usahanya sejak tahun 1971, sehingga cukup dikenal legendaris oleh para penikmat kuliner nusantara. Apalagi jika dirunut lagi, Pak Karmin mewarisi usaha tersebut dari sang ayah yang sebelumnya sudah berdiri sejak tahun 1958. 

Sederhana & Tak Pernah Sepi

Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Tak ada yang istimewa jika dilihat dari tempatnya. Sebuah warung tenda yang bahkan terkesan sangat sederhana. Selain lokasinya yang berada di tepian sungai, beberapa meja juga terlihat berada di luar tenda tanpa atap yang melindungi dari panas atau hujan. Itu pun, belum tentu  semua pengunjung bisa mendapatkan bangku kosong saat jam makan, saking ramenya. Yaps, selain dikenal legendaris, warung sederhana ini memang tak pernah sepi oleh pengunjung.

Cita Rasa yang Masih Terjaga

Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Rahasia kenikmatan nasi goreng babat ini tentu berasal dari resep bumbu yang tak pernah dirubah sejak dulu. Meski sekarang Pak Karmin lebih banyak berada di meja kasir dan sudah tak secara langsung menjadi juru masaknya, namun proses memasak masih dipegang langsung oleh keluarga. Sementara pegawainya hanya membantu untuk proses mengaduknya saja. Jadi, cita rasanya masih terjaga hingga kini.

Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang


Pilihan Isian

Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Selain itu, meski warungnya dengan jelas menuliskan “Nasi Goreng Babat” namun warung ini tak hanya menyajikan babat sebagai campuran nasi goreng lho. Buat kamu yang tidak suka babat, bisa menggantinya dengan daging ayam, ampela ati, telur, atau lainnya. Saya sendiri pernah memesan nasi goreng dengan daging ayam. Rasanya tak kalah nikmat dengan nasi goreng babat yang menjadi andalannya. Bahkan, jika kamu kurang menyukai nasi goreng, kamu bisa memesan nasi putih dengan lauk babat gongso. Yang ini juga tak kalah lezat. Atau bisa juga memesan nasi goreng babat dengan ekstra babat gongso. Pokoknya, pesan suka-suka sesuai selera!


Tekstur Babat yang Empuk & Tidak Amis

Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Cita rasa nasi goreng babat ini terasa mantap. Asin, gurih, pedas, dan manisnya sangat pas. Kalau kata teman saya, juru masaknya tak pelit bumbu. Nah, satu porsi nasi goreng babat ini disajikan bersama telur dadar yang membuat lidahmu semakin goyang saking mantapnya. Istimewanya lagi, tekstur babat yang menjadi bahan campuran sangat empuk, jauh dari kesan alot dan amis. Hal ini karena Pak Karmin telah merebusnya terlebih dahulu hingga 8 jam lamanya.


Salah Satu Wisata Kuliner yang Patut Dicoba di Semarang

Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang
Nah, jika kamu penasaran dengan rasa Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok ini, kamu bisa langsung datang mulai dari jam 8 pagi sampai jam 10 malam. Satu porsi nasi goreng babat, kamu hanya perlu menyiapkan uang 20 ribu rupiah saja. Murah kan? Jadi, jika berkunjung ke Kota Semarang jangan hanya mencicipi lunpia sama tahu gimbal saja ya. Kamu bisa menambahkan Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok ini ke dalam daftar wisata kulinermu di sana.

Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok
Jl. Pemuda, Kauman, 
Semarang Tengah
Buka : 08.00 – 22.00 WIB



Baca Juga :

Pagi itu begitu syahdu. Udara sejuk khas pegunungan, dengan kabut tipis dan tanah basah sisa hujan semalam. Sebuah desa idaman masa depan y...

Pagi itu begitu syahdu. Udara sejuk khas pegunungan, dengan kabut tipis dan tanah basah sisa hujan semalam. Sebuah desa idaman masa depan yang sangat cocok untuk “membesarkan anak-anak”. Adalah Desa Wisata Pancoh yang terletak di kelurahan Girikerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman. Desa wisata yang akan membuat jatuh hati bagi mereka yang mengidamkan suasana asri.

Desa Wisata Pancoh Sleman DIY
Desa Wisata Pancoh Sleman DIY

Sunrise Pantai Batu Putih Kemujan Karimunjawa Pagi sangat cerah saat saya dengan semangat menyiapkan peralatan snorkeling bersama Mas S...

Sunrise Pantai Batu Putih Kemujan Karimunjawa
Sunrise Pantai Batu Putih Kemujan Karimunjawa
Pagi sangat cerah saat saya dengan semangat menyiapkan peralatan snorkeling bersama Mas Sitam. Snorkel, life jacket, dan fin. Semua alat snorkeling ini bukan hasil menyewa, melainkan mengobrak abrik gudang rumah Mas Sitam. Kakaknya yang pernah bekerja di dinas pariwisata setempat masih menyimpannya dengan baik di gudang rumahnya.

Belakangan, demam Korea semakin menjangkiti masyarakat kita, khususnya kaum perempuan. Mulai dari yang masih ABG sampai dewasa sekali pun h...

Belakangan, demam Korea semakin menjangkiti masyarakat kita, khususnya kaum perempuan. Mulai dari yang masih ABG sampai dewasa sekali pun hafal judul drama korea di luar kepala. Belum lagi dengan group K-pop yang bahkan nama-nama personilnya saja dengan sangat mudah mereka ingat. Maka tak heran jika budaya dan kebiasaan dari negeri gingseng ini dengan sangat mudah terbawa ke kehidupan masyarakat kita. Gaya busana, gaya rambut, sampai gaya makan pun, satu per satu diimpor ke tanah air. Resto yang menyajikan kuliner ala Korea pun semakin menjamur dimana-mana. Seperti di Solo, kamu bisa menemukan Kimchi Korean Restaurant.

Kimchi Korean Restaurant berada di Jalan Veteran No. 190 Surakarta. Beragam jenis makanan khas Korea bisa kamu nikmati di resto ini. Mulai dari yang porsi personal hingga porsi untuk rame-rame. Kamu yang muslim juga tak perlu khawatir karena semua menu yang ada di resto ini dipastikan halal. Dari beragam menu yang dihadirkan, berikut ini beberapa di antaranya yang patut kamu coba:

1. Budae Jeongol

Budae Jeongol Kimchi Korean Restaurant Solo
Budae Jeongol - Kimchi Korean Restaurant Solo

Jika kalian berkunjung ke Kota Jogja, kuliner apa yang langsung ada di pikiran kalian? Gudeg? Pasti. Tapi pernah juga gak sih, saat berada ...

Jika kalian berkunjung ke Kota Jogja, kuliner apa yang langsung ada di pikiran kalian? Gudeg? Pasti. Tapi pernah juga gak sih, saat berada di kota ini ingin mencicipi kuliner khas desa yang sekarang ini sudah jarang kita temukan? Makanan desa yang saya maksud, adalah sajian makanan yang biasa kita jumpai di kampung atau desa. Jika kita susun daftarnya mungkin satu buku tak cukup lho saking banyaknya. Barangkali kita masih bisa menemukan beberapa di antaranya setiap hari sekalipun tinggal di kota. Namun apa semua itu akan tersaji secara bersamaan dan dengan cita rasa yang benar-benar ndeso?

Pak Kades Jambuluwuk Malioboro Hotel Jogja
Pak Kades Jambuluwuk Malioboro Hotel Jogja

Seperti jalan kampung pada umumnya, tak terlalu lebar dan mulus, memaksa pengendara bermotor mau tak mau melambatkan lajunya. Pun dengan sa...

Seperti jalan kampung pada umumnya, tak terlalu lebar dan mulus, memaksa pengendara bermotor mau tak mau melambatkan lajunya. Pun dengan saya. Tak apa, toh saya juga sedang tidak diburu oleh waktu. Kampung ini cukup padat, terlihat dari deretan rumah yang cukup rapat. Bahkan gang yang saya lalui semakin menyempit. Sementara, sejauh mata memandang, payung warna-warni terlihat memenuhi pelataran beberapa rumah hingga ke bahu jalan. Saya sedang berada di Desa Tanjung, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten. Desa sentra payung lukis yang tersohor sejak dulu kala.

Payung Lukis Ngudi Rahayu Juwiring Klaten
Payung Lukis Ngudi Rahayu Juwiring Klaten

Terhitung, saya sudah dua kali mengunjungi Kota Banyuwangi. Kota yang berada di ujung timur Pulau Jawa ini memang memiliki banyak potensi w...

Terhitung, saya sudah dua kali mengunjungi Kota Banyuwangi. Kota yang berada di ujung timur Pulau Jawa ini memang memiliki banyak potensi wisata yang tak pernah habis untuk dijelajahi. Pun dengan wisata kulinernya. Pertama kali mengunjunginya, saya tak sempat mencicipi satu pun kuliner khasnya. Maka kunjungan kedua menjadi agenda wajib bagi saya.  

Rujak Soto Bu Sum Banyuwangi
Rujak Soto Bu Sum Banyuwangi

Saat trip #EmejingJombang beberapa waktu lalu, saya dan teman-teman blogger lain diajak sang tuan rumah @alidabdul untuk mencicipi beberap...

Saat trip #EmejingJombang beberapa waktu lalu, saya dan teman-teman blogger lain diajak sang tuan rumah @alidabdul untuk mencicipi beberapa kuliner khasnya yang termasyhur. Ini salah satu permintaan saya sejak awal, mengingat Jombang tidak memiliki banyak destinasi wisata, sehingga kuliner menjadi daftar yang wajib ada di itinerary.

Nasi Kikil Bu Tandur Jombang
Nasi Kikil Bu Tandur Jombang

Bagi saya, pantai merupakan salah satu tempat pelarian terbaik. Rasanya, setiap penat dan beban akan perlahan hilang dengan sendirinya saat...

Bagi saya, pantai merupakan salah satu tempat pelarian terbaik. Rasanya, setiap penat dan beban akan perlahan hilang dengan sendirinya saat melihat birunya laut, mendengarkan deburan ombak, menginjak pasir pantai, dan merasakan hembusan angin sepoi. Ada kerinduan saat beberapa waktu tak menjumpainya.

Pantai Torohudan Gunungkidul DIY
Pantai Torohudan Gunungkidul DIY