Puas mengelilingi Lawang Sewu , kami bergerak ke Jl. Simongan Raya, tepatnya di Klenteng Sam Poo Kong. Klenteng Sam Poo Kong juga menjadi s...

Puas mengelilingi Lawang Sewu, kami bergerak ke Jl. Simongan Raya, tepatnya di Klenteng Sam Poo Kong. Klenteng Sam Poo Kong juga menjadi salah satu landmark yang wajib dikunjungi saat berkunjung ke kota Semarang. Tempat ini merupakan sebuah petilasan, yakni bekas tempat persinggahan dan pendaratan pertama seorang Laksamana Tiongkok yang tersohor bernama Laksamana Zheng He/Cheng Ho. 


Lawang Sewu Semarang Semarang, merupakan ibu kota provinsi Jawa Tengah. Meski begitu, sebagai warga asli yang terlahir dan besar di Jaw...

Lawang Sewu Semarang
Semarang, merupakan ibu kota provinsi Jawa Tengah. Meski begitu, sebagai warga asli yang terlahir dan besar di Jawa Tengah, saya sedikit malu saat ditanya apa saja yang ada di Kota Semarang. Biasanya, saya hanya menyebutkan landamark kota Semarang seperti lawang sewu, kuliner Semarang seperti lumpia, bandeng presto, tahu gimbal, dll tanpa bisa bercerita banyak. Bagaimana saya bisa bercerita, jika saya sendiri belum pernah punya pengalaman dengan kota lumpia ini. Ya, meski ibu kota provinsi, saya belum pernah mengeksplore kota Semarang sebelumnya. Biasanya, hanya numpang lewat atau sekedar transit saja.  

Jika sedang berada di Kota Solo, rasanya sangat rugi jika tidak mencicipi berbagai makanan khasnya. Salah satu yang wajib dicoba adalah Ten...

Jika sedang berada di Kota Solo, rasanya sangat rugi jika tidak mencicipi berbagai makanan khasnya. Salah satu yang wajib dicoba adalah Tengkleng. Tengkleng merupakan makanan khas Solo yang berupa potongan tulang kambing yang masih menempel dagingnya dan dimasak dengan bumbu dan berbagai macam rempah sehingga menciptakan sebuah sajian yang memiliki cita rasa nikmat. Di sebuah gapura di Pasar Klewer saat jam makan siang kita akan menemukan sebuah kedai makan sederhana yang ramai & dikerumuni oleh para pengunjung. Ya, kedai yang menyajikan menu Tengkleng tersebut merupakan Warung Tengkleng Bu Edi yang cukup populer di dunia kuliner Nusantara.

tengkleng bu edi klewer solo
Gapura Pasar Klewer
tengkleng bu edi klewer solo
Lokasi Warung Tengkleng Bu Edi
tengkleng bu edi klewer solo
Warung Tengkleng Bu Edi

Warung tengkleng Bu Edi ini baru dibuka mulai pukul 12.30 WIB dan segera habis dalam hitungan jam saja. Saking populernya, banyak pengunjung yang sudah mengantri dan menunggu meski warung belum buka. Selain harus mengantri, pengunjung juga harus rela berbagi tempat dan berdesakan dengan pengunjung lain jika ingin menyantapnya di tempat, karena warung ini memang cukup sempit dengan bangunan semi permanen berukuran sekitar 4x4 meter saja. Tidak sedikit pengunjung yang rela makan sambil berdiri karena tidak mendapat tempat duduk. 

Jika anda mendengar kebun buah, apa yang anda fikirkan? sebuah kebun yang rindang oleh berbagai macam pohon buah yang menggoda untuk dipeti...

Jika anda mendengar kebun buah, apa yang anda fikirkan? sebuah kebun yang rindang oleh berbagai macam pohon buah yang menggoda untuk dipetik. Emm bisa jadi. Nah, di jogja ada kebun buah mangunan yang mungkin sedikit berbeda. Kenapa? karena kebun buah mangunan tidak hanya memiliki koleksi berbagai pohon buah namun juga terdapat puncak bukit dengan pemandangan gunung seribu dan sungai oyo yang sangat elok dilihat dari ketinggian. 


Menyusuri jalan malioboro, mengunjungi keraton, candi, atau bersantai di pantai adalah sebagian aktivitas yang anda lakukan jika berkunjung...

Menyusuri jalan malioboro, mengunjungi keraton, candi, atau bersantai di pantai adalah sebagian aktivitas yang anda lakukan jika berkunjung ke kota Jogjakarta bukan? Bagaimana kalau kali ini saya mengajak anda duduk santai di bawah rindangnya pepohonan pinus sambil bercengkrama bersama keluarga ataupun teman-teman? Hmm suasana ala-ala film twilight akan bisa kita dapatkan disana. Ya, kali ini saya mengajak anda ke hutan pinus Imogiri.

Hutan Pinus Imogiri
Hutan Pinus Imogiri letaknya tidak jauh dari kota Yogyakarta. Hanya butuh waktu sekitar 1 jam dari kota Jogja untuk sampai kesana. Hutan pinus berada di Desa Muntuk Dlingo Bantul Yogyakarta, tepatnya di jalan yang menghubungkan antara Imogiri dengan Dlingo Bantul. Jika dari Jogja kota ambil jalan kearah ringroad selatan kemudian ambil jalan kearah Imogiri Timur.

Saat mencoba KA Railbus Batara Kresna , saya memiliki waktu 4 jam di Wonogiri. Hal ini saya manfaatkan untuk mengunjungi Gunung Gandul yang...

Saat mencoba KA Railbus Batara Kresna, saya memiliki waktu 4 jam di Wonogiri. Hal ini saya manfaatkan untuk mengunjungi Gunung Gandul yang tidak jauh dari St Wonogiri. Sebelumnya, saya sempatkan terlebih dahulu untuk sarapan soto yang berada di depan stasiun, karena saya akan menempuh perjalanan dengan berjalan kaki.

Gunung Gandul terletak di Kelurahan Giriwono, Kabupaten Wonogiri, sekitar 4 km dari stasiun Wonogiri, atau 1 jam perjalanan dengan berjalan kaki. Meski tidak ada plang khusus yang menunjukkan arah jalan Gunung Gandul, namun rutenya sangat mudah. Saya cukup 2X bertanya pada warga sekitar. Tidak ada angkutan umum menuju Gunung Gandul, kecuali ojek.

Gunung Gandul Wonogiri
Pemandangan kota Wonogiri dari puncak gunung gandul

Awal tahun lalu, ada kabar gembira dari PT KAI yang bekerjasama dengan pemerintah Surakarta tentang dioperasikannya kembali moda transporta...

Awal tahun lalu, ada kabar gembira dari PT KAI yang bekerjasama dengan pemerintah Surakarta tentang dioperasikannya kembali moda transportasi railbus batara kresna yang melayani rute Solo Purwosari - Wonogiri. Tentu, moda ransportasi unik dan terjangkau ini sangat di sambut baik oleh masyarakat, baik untuk transportasi sehari-hari maupun sebagai wisata. Saya dan teman-temanpun berencana untuk mencoba railbus tersebut, meski sampai tengah tahun belum juga terealisasi. Ahirnya, pada 20 Agustus 2015 saya berkesempatan mencoba moda transportasi ini. Saya bersama Budi, teman saya saat di bangku kuliah sepakat untuk bertemu di stasiun purwosari pukul 05.45 WIB, karena rail bus berangkat dari st purwosari pukul 06.00 WIB. Beruntung, saya datang tepat waktu, 2 menit sebelum kereta berangkat. Hahaha terlihat muka budi yang H2C harap-harap cemas menunggu kedatangan saya. Hihihi

KA Rail Bus Batara Kresna

Umbul Ponggok Klaten Belakangan, umbul ponggok semakin menjadi primadona dan topik hangat oleh para fotografer & treveler karena ke...

Umbul Ponggok Klaten
Belakangan, umbul ponggok semakin menjadi primadona dan topik hangat oleh para fotografer & treveler karena keindahannya. Sekedar untuk dinikmati dengan snorkeling, latihan diving, maupun seni fotografi underwater. Tak heran, jika semakin banyak orang berbondong-bondong datang ke umbul yang berada di desa ponggok, kecamatan polanharjo kabupaten Klaten ini. Saya sendiri, meski rumah hanya berjarak sekitar 15 menit dari umbul ponggok tidak pernah menyangka bahwa umbul ponggok akan sepopuler sekarang ini. Menurut kamus besar bahasa Indonesia, umbul berarti sumber air, sedangkan ponggok merupakan nama desa dimana umbul ini berada. Umbul ponggok sendiri sudah ada sejak jaman belanda ratusan tahun silam yang difungsikan sebagai pengairan perkebunan. Luas umbul ponggok sekitar 50 x 25 meter dengan kedalaman sekitar 1,5 sampai 2,5 meter.

Embung Nglanggeran Dari Gunung Api Purba Nglanggeran sayang sekali jika tidak sekalian mampir ke Embung Nglanggeran yang hanya berjara...

Embung Nglanggeran
Dari Gunung Api Purba Nglanggeran sayang sekali jika tidak sekalian mampir ke Embung Nglanggeran yang hanya berjarak sekitar 2 km dan dapat ditempuh kurang dari 10 menit. Embung Nglanggeran terletak di Dusun Nglanggeran Wetan, Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul. Belum ada kendaraan umum yang melalui rute ini, jadi hanya dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi.
Rute menuju Embung Nglanggeran; Dari Jogja - Jl Wonosari - Bukit Bintang - Radio GCD Fm belok kiri - Desa Ngoro-oro - Pertigaan setelah UPT Puskesmas Patuk II ambil kanan – Pendopo Kalisong  lurus – Pertigaan setelah SDN Nglanggeran belok kiri – ikuti papan petunjuk menuju Kebun Buah Nglanggeran.

Siang itu, saya bersama Mba Ika dan teman-teman lain sedang berkumpul di rumah Mas Sen untuk mengadakan rapat paripurna yang penting, genti...

Siang itu, saya bersama Mba Ika dan teman-teman lain sedang berkumpul di rumah Mas Sen untuk mengadakan rapat paripurna yang penting, genting, tapi tidak sampai bunting. #iiisssh Perdebatan terjadi hingga sore hari dengan cukup alot, mengingat isu yang sedang kami bahas cukup sensitif. Ya, kami sedang merencanakan untuk camping, namun masih belum memutuskan tempatnya. Haelah! #penting banget!  Sebelumnya kami berencana ingin ke puthuk setumbu Magelang, kemudian berubah ingin ke Dieng Wonosobo, juga sempat ingin jalan-jalan ke Madiun/Kediri, dan terahir saya berfikir untuk camp di pantai Gunungkidul. Setelah rapat selama berjam-jam ahirnya kami memutuskan untuk camp di Gunung Api Purba Nglanggeran! Hmm.. Mau ke Gunungkidul saja harus mikir dulu ke Magelang, Wonosobo, Madiun, dan Kediri. Fyuh!  

Pukul 8 malam kami masih wedangan di pertigaan dekat rumah Mba Ika sambil menunggu Mas Mamat dan Bude Retno. Sedangkan teman lain dari jogja ada Mas Karys yang siap meluncur ke kost Mba Ayun. Kami sepakat untuk bertemu di mini market daerah Piyungan. Jam 9 malam kami berangkat. Membutuhkan waktu sekitar 2 jam perjalanan dari Solo ke Nglanggeran. Gunung Nglanggeran terletak di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul yang berada pada deretan Pegunungan Sewu. Gunung ini adalah satu-satunya gunung api purba di Yogyakarta yang terbentuk dari pembekuan magma yang terjadi kurang lebih 60 juta tahun yang lalu. Gunung Nglanggeran tersusun oleh batuan beku berupa andesit, lava dan breksi andesit.
Rute ke Gunung Api Purba Nganggeran : Ada beberapa rute untuk menuju Gunung Nglanggeran. Namun karena kami berangkat dari Solo pada malam hari, jadi kami memilih rute paling mudah dan aman, yakni melalui rute Prambanan - Piyungan - Bukit Bintang - Radio GCD FM. Kemudian belok kiri kira-kira menuju arah Desa Ngoro-oro dan menuju arah ke Nglanggeran. 

Gunung Api Purba Nglanggeran

Mt Andong 1726 Mdpl Pergilah keluar. Nikmati alam ini. dan... Gunung bisa jadi guru yang terbaik! Demikian quote yang pernah saya...

Mt Andong 1726 Mdpl
Mt Andong 1726 Mdpl
Pergilah keluar. Nikmati alam ini. dan... Gunung bisa jadi guru yang terbaik!
Demikian quote yang pernah saya baca, meski entah dari siapa. Sebagai tukang jalan, belum lengkap rasanya jika saya tidak pernah menginjakkan kaki di ketinggian. Ya, selama ini saya lebih condong sebagai penikmat 0 Mdpl. Tapi sesungguhnya sudah sejak lama saya ingin menikmati alam dari ketinggian. Meski begitu, saya tidak mau serta merta menjadi pendaki dadakan tanpa tahu dan belajar medan. Tentu saja saya sadar diri, untuk hal ini merupakan hal yang baru untuk saya. Beruntung saya mendapat kesempatan untuk mencoba dan belajar untuk mendaki gunung. Adalah Mas Bayu, Mba ika, dan Mba Ayun yang memiliki rencana dan mengajak saya untuk mendaki Gunung Andong. 


Dari Situs Megalitikum Gunung Padang , kami melanjutkan perjalanan ke Stasiun Lampegan. Stasiun Lampegan adalah stasiun kereta api yang ter...

Dari Situs Megalitikum Gunung Padang, kami melanjutkan perjalanan ke Stasiun Lampegan. Stasiun Lampegan adalah stasiun kereta api yang terletak di jalur KA Manggarai - Padalarang, terletak di Desa Cimenteng, Kecamatan Campaka, Cianjur. Yang unik dari stasiun ini adalah adanya terowongan lampegan di dekatnya. Stasiun ini dibangun pada tahun 1882, dan pada tahun 2001 pernah ditutup karena tanah logsor, dan dibuka kembali pada tahun 2010. 

Stasiun Lampegan Cianjur
Stasiun ini pernah melayani perjalanan kereta api jalur Bandung-Sukabumi dengan Kereta api Ciroyom - Cianjur - Lampegan jurusan Stasiun Sukabumi dan Stasiun Ciroyom (sebelumnya dari Stasiun Bandung. Kini stasiun ini hanya melayani Kereta api Siliwangi yang melayani relasi Sukabumi - Cianjur.