Dari Situs Megalitikum Gunung Padang , kami melanjutkan perjalanan ke Stasiun Lampegan. Stasiun Lampegan adalah stasiun kereta api yang ter...
Dari
Situs Megalitikum Gunung Padang, kami melanjutkan perjalanan ke Stasiun Lampegan. Stasiun Lampegan adalah stasiun kereta api yang terletak di jalur KA Manggarai - Padalarang, terletak di Desa Cimenteng, Kecamatan Campaka, Cianjur. Yang unik dari stasiun ini adalah adanya terowongan lampegan di dekatnya. Stasiun ini dibangun pada tahun 1882, dan pada tahun 2001 pernah ditutup karena tanah logsor, dan dibuka kembali pada tahun 2010.
 |
| Stasiun Lampegan Cianjur |
Stasiun ini pernah melayani perjalanan kereta api jalur Bandung-Sukabumi dengan Kereta api Ciroyom - Cianjur - Lampegan jurusan Stasiun Sukabumi dan Stasiun Ciroyom (sebelumnya dari Stasiun Bandung. Kini stasiun ini hanya melayani Kereta api Siliwangi yang melayani relasi Sukabumi - Cianjur.
Situs Megalitikum Gunung Padang Cianjur Trip saya kali ini berawal dari broadcast seorang teman dari BBC (Bogor Backpacker Commun...
 |
| Situs Megalitikum Gunung Padang Cianjur |
Trip saya kali ini berawal dari broadcast seorang teman dari BBC (Bogor Backpacker Community) yakni Teh Siti, yang mengajak trip share cost menuju Situs Megalitikum Gunung Padang yang berada di Cianjur. Kebetulan trip tersebut bertepatan dengan hari jumat saat libur nasional May Day, saya pun bersemangat untuk bergabung. Kamis malam kami sepakat untuk bertemu di St. Bogor sebagai tempat meeting point. Dan trip ini diikuti oleh 29 orang, dari berbagai daerah dan komunitas di Jabodetabek. Dari 29 orang tersebut, saya hanya mengenal teh siti saja sebelumnya. Hahaha Bakalan dapat banyak teman baru, pikir saya.
Dari Danau , kami melanjutkan perjalanan ke curug sawer. Masih di area Taman Nasional Situ Gunung, kalau tadi kita ambil jalan belok kiri, ...
Dari
Danau, kami melanjutkan perjalanan ke curug sawer. Masih di area Taman Nasional Situ Gunung, kalau tadi kita ambil jalan belok kiri, kali ini kami jalan lurus. Berbekal beberapa camilan dan beberapa botol air mineral, kamipun bersiap trekking. Jalan menuju curug sawer ini menurut saya cukup mudah karena jalan yang tidak begitu menanjak dan lebih banyak jalan yang datar. Walaupun pada ahirnya melebihi ekspektasi saya. hahaha yupz, jalan menuju curug sawer ini cukup panjang, saya lupa berapa lama kami tempuh, tapi sepertinya ada sejam atau lebih. Atau mungkin ini karena kami yang sering berhenti sekedar istirahat sambil menunggu putri Bu Yayat yang ketinggalan karena saltum. hahaha mba dwi, dialah orangnya. Anak mall yang saya seret untuk menikmati alam, namun masih kekeuh dengan style nya. hihihi bengkak deh tu kaki trekking pakai sepatu mall :p
Ada hal yang unik saat diperjalanan menuju curug sawer ini. Seekor lebah terbang di sekitaran kami mengikuti jalan kami. Sedikit was-was takut di sengat, namun usaha kami untuk mengusirnya sia-sia saja, dan ahirnya kami anggap teman perjalanan. Benar saja, saat kami sudah sampai curug sawer, lebah tersebut dengan sendirinya menghilang. Hmm, lebah yang ramah ya? mau mengawal sampai tempat. hihihi
 |
| Curug Sawer Sukabumi |
Situ Gunung Sukabumi Trip gratis? siapa yang nolak? hihihi trip gratis saya kali ini berawal dari rencana saya dengan beberapa teman ...
 |
| Situ Gunung Sukabumi |
Trip gratis? siapa yang nolak? hihihi trip gratis saya kali ini berawal dari rencana saya dengan beberapa teman kerja untuk berlibur sekaligus silaturahmi ke rumah salah satu teman kami yakni lisma di Sukabumi. Rencana itupun terdengar oleh atasan saya. Alih-alih sebagai bonus saya karena bulan sebelumnya mencapai target, saya di berikan fasilitas mobil gratis + supir dari rental mobil
"Berkah Trans". Yeay!!! Berkah Trans merupakan jasa rental mobil di Bogor milik atasan saya yang belum lama launching. Selain mobil yang disediakan masih baru semuanya, tentu fasilitas dan harganyapun cukup bersaing. Berkah Trans, menyediakan banyak paket degan atau tanpa supir mulai dari sewa 12 jam, 24 jam, antar jemput sekolah, kantor, bandara, atau sewa mingguan dan bulanan untuk privat maupun instansi. Yang paling penting lagi, supir berkah trans sangat berpengalaman, dan tidak perlu kawatir nyasar. hihihi kuq saya jadi iklan gini? ya memang ini salah satu syarat trip gratis saya. hahaha Yes, sudah jadi rahasia umum lagi untuk atasan dan teman sekantor saya jika saya adalah tukang cuti untuk sekedar kelayapan. hehe hal tersebut jugalah yang mungkin mendasari atasan untuk memberikan fasilitas mobil rental sekaligus sebagai ajang uji coba rental mobilnya. hihihi Oh iya, saya juga diminta atasan saya untuk update perjalanan ke sosial media, mendokumentasikannya, dan tentunya menuliskannya di blog saya. Emm itung-itung sebagai ucapan terimakasih, apa susahnya?
(padahal biar disponsorin lagi lain waktu) :D
BP Joglosemar Salah satu hal yang menyenangkan di dunia ini adalah saat bertemu dengan orang-orang yang sepemikiran, sehobby, sejalan, ...
 |
| BP Joglosemar |
Salah satu hal yang menyenangkan di dunia ini adalah saat bertemu dengan orang-orang yang sepemikiran, sehobby, sejalan, dan se se se lainnya. hehe iyap! kalau kita bisa bertemu dengan orang yang hampir "sama" seperti kita, pasti akan lebih mudah dan cepat untuk menangkap semacam "key mystery". Seperti itu juga yang saya rasakan saat bergabung dan bisa berjumpa dengan orang-orang yang tergabung di komunitas backpacker joglosemar. Setelah awal tahun kemarin sempat bertemu beberapa anggotanya, kali ini saya punya kesempatan mengenal lebih banyak, sekaligus bisa trip bersama. Kurang tahu bagaimana awalnya trip ini direncanakan, yang jelas teman-teman dari solo mengajak untuk trip bareng ke pulau pari yang berada di kepulauan seribu. Awalnya, kami berencana untuk pergi kesana tanpa agen, namun dengan itinerary sendiri, dan share cost. Namun dengan banyak pertimbangan soal managemen waktu, ahirnya kami memutuskan untuk ambil paket trip. Saya yang mempunyai beberapa kenalan agen tour & travel pun ikut membantu mencari paket yang paling hemat, dan setelah membandingkan dari satu agen ke agen yang lain, kami memilih paket trip dari "Teman Jalan" dengan biaya per orang @ 340k.
Pantai Pok Tunggal Gunungkidul DIY Gunungkidul merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Daerah Istimewa Jogjakarta. Kabupaten ini b...
 |
| Pantai Pok Tunggal Gunungkidul DIY |
Gunungkidul merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Daerah Istimewa Jogjakarta. Kabupaten ini berbatasan dengan Samudra Hindia di selatan, sehingga terdapat banyak pantai cantik di kabupaten ini. Tidak salah jika saya memberikan sebutan kota seribu pantai untuk Gunungkidul. Kali ini saya berkesempatan mengunjungi salah satu pantai cantiknya yang masih relatif sepi, yakni Pantai Pok Tunggal. Saya berangkat dari solo bersama ke 5 orang teman saya, dan kami tempuh selama kurang lebih 3 jam perjalanan. Rute kali ini, kami pilih dari Solo - Sukoharjo - Klaten - Gunungkidul (wonosari - tepus - pok tunggal). Sejujurnya, trip kali ini saya masi mengandalkan GPS dan bertanya pada orang yang kami temui di jalan. Perjalanan kali ini cukup lancar, hanya terkendala macet saat berada di daerah tepus karena kondisi jalan yang agak sempit dan berkelok.
Hai Traveler, Happy New Year 2015! Wih, tidak terasa ya tahun 2014 sudah lewat dan tahun 2015 menyambut di depan mata. Sudah siap untuk mew...
Hai Traveler, Happy New Year 2015! Wih, tidak terasa ya tahun 2014 sudah lewat dan tahun 2015 menyambut di depan mata. Sudah siap untuk mewujudkan list resolusi tahun ini? Mudah-mudahan dapat segera terwujud ya. Btw, tahun baru ini kebetulan ada long weekend! Yeay! Dan long weekend kali ini saya manfaatkan untuk pulang kampung. Selain berkumpul bersama keluarga, saya juga berkesempatan untuk berkumpul bersama teman-teman dan melakukan perjalanan. So, ikuti salah satu perjalanan saya kali ini ke Candi Sukuh Karanganyar, Jawa Tengah.
Meskipun cukup kelelahan setelah menghabiskan waktu malam tahun baru di alun-alun kota dan bangun kesiangan hihihi saya tetap bersemangat saat dua orang teman dari komunitas Backpacker Joglosemar yaitu Mas Yosh & Mas Sen berencana ke Ndoro Donker, yaitu rumah teh yang berada di kawasan Kemuning, Karanganyar, Jawa Tengah. Saya pun ikut bergabung bersama mereka dan berangkat siang hari setelah jam makan siang. Ini adalah kali pertama saya berjumpa langsung dengan mereka karena sebelumnya saya mengenal mereka hanya melalui sosmed group BP Joglosemar. Frendly, hangat, dan ramah adalah kesan pertama saya saat berjumpa. Apalagi saat mereka dengan senang hati mengantar saya yang belum pernah ke Candi Sukuh, yang pada ahirnya kami justru keasikan hingga sore hari dan kami pun terpaksa batal menikmati teh poci di Ndoro Donker karena waktu last order sudah lewat. Hehe maaf Mas Yosh & Mas Sen. :)
 |
| Candi Sukuh Karanganyar Jawa Tengah |
Dari Telaga Warna , kami melanjutkan perjalanan melipir ke kota sebelah, Cianjur! tujuan kami, adalah Curug Cibeureum, terletak di Taman Na...
Dari
Telaga Warna, kami melanjutkan perjalanan melipir ke kota sebelah, Cianjur! tujuan kami, adalah Curug Cibeureum, terletak di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Rute nya sama seperti saat ke Kebun Raya Cibodas yang memang masih satu area. Bedanya, setelah masuk gerbang kawasan dan membayar biaya retribusi, untuk ke Curug Cibeureum, dari parkir kebun raya Cibodas kita ambil jalan lurus, sehingga parkir berada di atas, dan dilanjutkan berjalan kaki menuju pintu masuk, dimana pintu masuk ini juga merupakan jalan masuk menuju pendakian ke Gunung Gede-Pangrango.
 |
| Pintu masuk Taman Nasional Gunung Gede Pangrango |
Dari pintu masuk, kita harus trekking sekitar 2,6 km atau sekitar 1 jam perjalanan. Yah, itung-itung latihan trekking, lumayankan ikutan gaya ala-ala pendaki yang menuju Gunung Gede. Hehe
Pernah melakukan suatu hal yang kalau dipikir-pikir lagi, kalian merasa kurang kerjaan melakukan hal tersebut traveler? hahaha mungkin itu ...
Pernah melakukan suatu hal yang kalau dipikir-pikir lagi, kalian merasa kurang kerjaan melakukan hal tersebut traveler? hahaha mungkin itu juga yang saya fikirkan saat menghabiskan ahir pekan ini bersama teman-teman saya di puncak. Walaupun sedikit merasa kurang kerjaan, tapi saya sangat menikmati keseruan ahir pekan saya bersama teman-teman saya. Ceritanya, saya bersama Juhdi, Yunus, Reza & Mas Joko menghabiskan waktu ahir pekan dengan menginap di villa puncak, dan paginya berencana jalan ke beberapa tempat. Tapi cuaca Bogor saat malam minggu ternyata kurang bersahabat. Banyangkan, kami berlima berangkat ke Masjid Atta'awun hujan-hujanan. Malem minggu, ke puncak, hujan-hujanan pula! Beku deh si dedek! *eh :p
Tujuan pertama kami sebelum ke villa adalah Masjid Atta'awun. Saya yang berboncengan dengan Juhdi menggigil di belakang. Bahkan Juhdi sampai memberikan sarung tangannya agar saya tidak semakin kedinginan. Sedikit aneh juga rasanya, saya yang berbadan lebih gendut besar dari Juhdi justru kewalahan menahan dingin malam itu, sedangkan Juhdi yang mengendarai motor di depan tetap tenang saja, bahkan saat sampai di Masjid Atta'awun dia lepas jaket yang basah kuyup dan hanya pakai kaos tanpa lengan. Ow em jih! Sampai disana ternyata cukup sepi, padahal saat itu malam minggu. Owh, oke saya sadar jika saat itu memang sedang turun hujan dan hanya kami yang kurang kerjaan hujan-hujan nongkrong di puncak. -_-
Tapi percayalah, saat seperti inilah yang paling nikmat untuk menikmati semangkuk sekoteng & ind*mie rebus di puncak! ciyus!
bikin menggelinjang :D
 |
| Nikmatnya semangkuk sekoteng dikala basah kuyup hujan-hujan di puncak :D |
Dari ( tangkuban perahu ) , karena saya masih sangat penasaran dengan objek wisata baru di Bandung yang lagi hits di media sosial beberapa...
Dari (
tangkuban perahu ) , karena saya masih sangat penasaran dengan objek wisata baru di Bandung yang lagi hits di media sosial beberapa bulan belakangan ini, saya masih ditemani Suger menuju Tebing Keraton
kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Untuk menuju tebing keraton ini, sebelumnya saya browsing sana-sini dan ahirnya menemukan panduan rute jalan kesana walaupun sempat sesekali berhenti untuk bertanya arah pada warga setempat (untuk memastikan kalau tidak salah ambil jalan). Untuk menuju Tebing Keraton ini ternyata butuh sedikit perjuangan, karena jalanan yang lumayan
sangat hancur! hehehe Jalanan rusak, bebatuan, dan menanjak, akan kalian temui saat menuju Tebing Keraton. Dan saya sesekali terpaksa harus turun dari motor karena motor matic suger tidak kuat membawa beban saat ditanjakan. Sebegitu
gendut beratkah saya? :(
Jika saya ditanya kota mana saja di Indonesia yang ingin saya singgahi, entah untuk sekedar berlibur, atau memang untuk tinggal dalam jangk...
Jika saya ditanya kota mana saja di Indonesia yang ingin saya singgahi, entah untuk sekedar berlibur, atau memang untuk tinggal dalam jangka waktu tertentu, saya akan jawab salah satunya adalah kota kembang, Bandung! Yup, ibu kota jawa barat ini masuk daftar kota yang ingin saya tinggali dari dulu selain Denpasar, Jogja, Solo, Malang, Makassar, dan Balikpapan. Dan uniknya, hampir semua kota yang ingin saya tinggali masuk daftar 7 kota ternyaman ditinggali versi Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) tahun 2014. Hanya 1 kota saja yang tidak masuk, yakni Denpasar yang menurut IAP lebih nyaman kota Palembang. FYI, kota ternyaman untuk ditinggali versi IAP tersebut adalah Balikpapan, Solo, Malang, Jogja, Makassar, Palembang, dan Bandung. Khusus untuk kota Solo dan Jogja, sudah pasti saya sangat setuju jika masuk daftar tersebut. Tak percaya? cobalah singgah beberapa hari di kota tercinta saya ini, saya yakin kalian ingin tinggal lebih lama atau setidaknya ingin kembali lagi kemudian hari. :)
Saya sudah beberapa kali mengunjungi Kota Bandung, sayangnya untuk urusan pekerjaan dan belum sempat menikmati atmosfer wisatanya. Mumpung ada libur 2 hari, saya bela-belain cancel tiket kereta mudik saya (walaupun ahirnya gagal di refund) untuk mengunjungi kota periangan ini. Saya pun harus menyusun rencana dadakan, walaupun ahirnya tidak sesuai dengan harapan karena pagi itu saya awali pergi ke Jakarta dulu untuk cancel tiket kereta yang pada ahirnya hanya membuang waktu, dan membuat saya tiba di Bandung pada sore harinya. Well, saya telah membuang waktu 1 dari 2 hari saya untuk menjelajahi Bandung. :(
Saya naik bus MGI dari Terminal Depok 2, sampai di Terminal Leuwipanjang pukul 5 sore dan disambut hujan. Tujuan pertama saya adalah area Dago. Dari Leuwipanjang saya naik bus damri jurusan Dago dan turun di perempatan lampu merah Dago. Perjalanan saya lanjutkan berjalan kaki menuju taman jomblo pasupati. Suasana sore Kota Bandung dengan jalan yang masih basah karena hujan! Oh, saya semakin jatuh cinta pada kota ini. Saya duduk di salah satu bangku "single" di taman jomblo sambil mengamati mojang Bandung. hihihi menunggu jemputan teman saya, Suger. Eh iya, saya lupa bilang kalau saya sudah janjian dengan teman lama saya yang akan menemani saya jalan selama di Bandung. Suger adalah teman saya saat di bangku SMA yang sudah berdomisili di Bandung selepas lulus SMA. Tak lama menunggu, ahirnya dia datang dengan motor matic. Saya pun segera diajak berkeliling kota bandung, BIP, IP, cihampelas, dan berahir dengan nongkrong menikmati malam minggu di gasibu & gedung sate. Kalau kata orang, belum ke Bandung kalau belum mampir ke landmark kota bandung ini. hehe
 |
| Landmark kota bandung! Gedung sate |
Traveler, masi ingat kapan terahir ke kebun binatang? :D Yak, saya bisa tebak pasti waktu masih TK, SD, atau waktu anterin keponakan yang p...
Traveler, masi ingat kapan terahir ke kebun binatang? :D Yak, saya bisa tebak pasti waktu masih TK, SD, atau waktu anterin keponakan yang penasaran lihat gajah? haha Percaya atau tidak weekend ini saya baru saja mengunjungi kebun binatang Ragunan yang entah sudah berapa tahun saya tidak melakukan hal tersebut. :)
Sebetulnya saya pergi ke Ragunan dalam rangka bertemu dengan salah seorang teman saya waktu SMA, namanya Gigi. Kebetulan dia tinggal tak jauh dari ragunan. Karna weekend ini kita tidak ada rencana pergi kemana-mana, jadilah kita janjian untuk bertemu, reunian sambil mengisi waktu, dan tentunya ngomongin teman SMA lain yang sekarang ini itu... hihihi rumpi :p
Follow Us
Temukan saya di :