Showing posts with label rafting. Show all posts

Di Citumang, selain bisa staycation nyaman dan tenang di HAU Eco Lodges , di lokasi ini kita juga bisa menikmati satu atraksi wisata yang s...

Di Citumang, selain bisa staycation nyaman dan tenang di HAU Eco Lodges, di lokasi ini kita juga bisa menikmati satu atraksi wisata yang sangat menarik dan menguji adrenalin loh. Sungai Citumang memang  masih menjadi daya tarik utama untuk wisatawan yang berkunjung. Selain jernih, debet airnya pun cukup stabil sehingga aman jika digunakan sebagai lokasi atraksi wisata air, seperti body rafting.

Body Rafting Sungai Citumang
Body Rafting Sungai Citumang

Waktu sudah menunjukkan pukul 12 lewat. Bus yang kami tunggu belum juga terlihat, padahal jika sesuai itinerary bus seharusnya datang jam 1...

Waktu sudah menunjukkan pukul 12 lewat. Bus yang kami tunggu belum juga terlihat, padahal jika sesuai itinerary bus seharusnya datang jam 11 siang. Saya dan Mas Ardian sudah berada di suatu kedai di Kota Purworejo untuk menunggu rombongan teman-teman travel blogger peserta famtrip yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Jawa Tengah. Rencananya, kami akan explore beberapa destinasi wisata di Purworejo - Kebumen selama 3 hari. Berhubung kami terlalu jauh jika datang ke meeting point di Semarang, jadilah kami berdua menunggu di Purworejo. Tak lama, bus yang kami tunggu-tunggu tiba. Kami saling menyapa & berkenalan. Total ada 18 travel blogger yang berasal dari berbagai daerah. Beberapa orang memang sudah saya kenal sebelumnya, sedangkan beberapa orang lainnya baru saya kenal di famtrip kali ini. Selesai beramah tamah, kamipun segera bersiap ke destinasi pertama, yakni rafting di Sungai Bogowonto. 

Rafting Sungai Bogowonto Purworejo
Rafting Sungai Bogowonto Purworejo

Saya masih ingat beberapa bulan lalu saat seorang teman mengajak untuk mencoba sebuah wahana wisata baru di daerah Karanganyar, yakni river...

Saya masih ingat beberapa bulan lalu saat seorang teman mengajak untuk mencoba sebuah wahana wisata baru di daerah Karanganyar, yakni river tubing Sungai Senatah. Nah, river tubing ini bisa dikatakan rafting/arung jeram versi mini karena medan dan alat yang digunakan lebih sederhana. Jika rafting biasanya di sungai dengan arus yang cukup deras, nah tubing ini dilakukan di sungai yang lebih kecil. Selain itu, jika rafting memakai perahu karet, tubing hanya menggunakan ban karet. Belum kesampaian ajakan teman saya untuk mencoba tubing ini, saya justru dapat kesempatan saat Famtrip International Student, Blogger, & Media oleh Dinas Kebudayaan & Pariwisata (sekarang Dinas Pemuda, Olahraga & Pariwisata) Jawa Tengah akhir tahun kemarin. River Tubing ini kami lakukan bersama Senatah Adventure.

Tubing River Senatah Adventure Karanganyar
Tubing River Senatah Adventure Karanganyar

“Life is like the river, sometimes it sweeps you gently along and sometimes the rapids come out of nowhere.”  ― Emma Smith  R...

“Life is like the river, sometimes it sweeps you gently along and sometimes the rapids come out of nowhere.” 
― Emma Smith 



Rafting atau Arung Jeram merupakan sebuah aktifitas mengarungi sebuah aliran air sungai yang jeram/curam dengan alat tertentu dan biasanya dilakukan bersama tim. Untuk melakukan aktifitas ini, kita butuh alat-alat seperti perahu karet, dayung, dll. Selain itu juga butuh alat pengaman seperti helm, life jacket, dll. Nah untuk melakukannya pun juga membutuhkan teknik dan kekompakan tim.


Pengalaman pertama saya melakukan rafting adalah tahun lalu bersama beberapa teman. Sebelumnya saya memang sudah lama ingin melakukannya. Saat masih di Bogor, saya beberapa kali mengajak beberapa teman. Sayang usaha saya gagal, karena alasan keamanan. Apalagi saat itu sering terdengar kabar orang hilang atau meninggal terseret arus sungai saat tengah melakukan rafting. Terakhir, berita yang saya ingat waktu itu ada seorang mahasiswa yang ditemukan dalam kondisi kaku setelah tenggelam saat melakukan rafting bersama teman-temannya. Padahal mahasiswa tersebut termasuk yang sudah cukup expert dan terbiasa melakukannya. Semakin ciut nyali saya untuk melakukannya.

Siang itu, beberapa hari pasca lebaran salah satu teman saya mengajak untuk melakukan rafting di Sungai Elo, Magelang, Jawa Tengah. Saya pun tak langsung mengiyakan. Masih dengan alasan keamanan, saya mencari tahu tentang kondisi aliran Sungai Elo yang akan kami lalui nanti. Atas masukan dan pengalaman teman yang pernah melakukan rafting di Sungai Elo, saya pun mengiyakan ajakan tersebut karena dirasa cukup aman. 


Saya bersama 5 orang teman berangkat dari Solo ke Magelang sekitar pukul 10 pagi. Sebelumnya, kami sudah reservasi terlebih dahulu ke sebuah penyedia jasa rafting yakni Kampung Ulu Resort untuk rafting sekitar pukul 1 siang. Untuk melakukan rafting ini memang perlu mengambil paket penyedia jasa yang cukup banyak di sana. Reservasi dibutuhkan untuk memastikan ketersediaan alat, pemandu, dll. Apalagi saat peak season seperti saat itu.

Harga paket rafting di Kampung Ulu Resort adalah Rp600.000,-/perahu berisi 6 orang.
Jadwal Pengarungan:
- Pagi   : 08:00, 09:00 dan 10:00
- Siang : 13:00, 14:00 dan 15:00
Fasilitas:
- Transport pp resort dari dan ke resort - sungai
- River Guide
- Perlengkapan & alat rafting lengkap
- Snack & kelapa muda
- Makan siang/sore
- Sertifikat
Exclude : Dokumentasi (Rp150.000,-)

Sampai di resort, kami segera check in dan bersiap-siap seperti berganti baju, dll. Setelah itu, kamipun di antar ke titik start rafting. Disana, sudah mengunggu river guide kami, dan 2 orang yang mengambil dokumentasi. Terlihat beberapa rombongan lain juga tengah bersiap melakukan hal yang sama.


Life jacket, helm, dan dayung sudah kami kenakan. Guide kami kemudian memberikan sedikit briefing. Ini dilakukan untuk memberikan sedikit pengetuhuan tentang rafting, khususnya soal keamanan. Bagaimana mengendalikan dan mendayung perhau karet dengan benar, dan apa yang harus dilakukan saat hal-hal yang tak terduga terjadi, misalnya jika perahu terbalik. Selesai briefing & doa bersama, kamipun siap untuk mengarungi Sungai Elo!




Teriakan heboh kami mengawali pengarungan. Padahal arus yang kami lewati belum terlalu deras dan tak begitu terjal. Duh! Over excited sepertinya. Awalnya saya duduk di barisan depan sebelah kanan meski kemudian pindah di bagian belakang. Sensasinya cukup membuat adrenalin terpacu. Apalagi saat perahu kami akan menabrak batu atau pusaran air. Dari beberapa rombongan, rombongan kami yang paling heboh. Mungkin rombongan lain diam-diam mengatakan kami kamseupay. Hihihi

Semakin lama, semakin banyak batu-batu besar yang menghadang perahu kami. Ditambah dengan arus yang deras, dan semacam turunan yang membuat kami harus semakin kompak untuk mendayung & mengendalikan perahu karet. Sesekali perahu kami tersangkut di batu. Saat seperti ini, kami harus berusaha keras untuk menggerakkan perahu agar kembali terbawa arus. Terkadang, river guide kami harus turun dari perahu untuk mendorong atau menarik perahu. Saking seringnya perahu kami tersangkut, beberapa rombongan yang sebelumnya berada di belakang kami sukses menyusul kami. Yah maklum saja jika perahu kami lebih sering tersangkut dan sulit dipindahkan. Muatan perahu kami sedikit lebih berbobot dari perahu lainnya. Hihihi


Saat perahu tengah sampai di arus air yang tenang, alih-alih menggunakannya untuk santai dan melemaskan otot. Tak disangka, rombongan lain tiba-tiba memercikkan air ke rombongan kami menggunakan dayung-dayungnya. Hal itu pun kami balas, dan sesaat kemudian jadilah perang air! Wuhuuu seruuuuuu!!!


Rute yang kami lalui kurang lebih sepanjang 12 km. Jarak yang sudah cukup membuat lengan kami lemas untuk mendayung terus menerus. Sesekali kami melihat warga setempat yang masih menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari seperti mencuci, mandi, dll. Beberapa kali pula kami melihat warga yang tengah asik memancing. Tak lama, kami pun sampai di spot istirahat.


Di tempat ini kami dapat beristirahat sambil menikmati air kelapa dan snack yang telah di sediakan. Rombongan lain juga terlihat tengah bersantai. Saat dirasa sudah cukup, kamipun kembali melanjutkan pengarungan ke titik finish. Sampai di titik finish, kami segera diantar kembali ke resort, mandi, berganti pakaian, dan makan. Fasilitas tersebut sudah masuk dalam paket. Nah, berani mencoba rafting di Sungai Elo, Magelang, Jawa Tengah? Selamat menjelajah! :)


KAMPUNG ULU RESORT
Alamat: Jalan Mayor Kusen, Mungkid, Jawa Tengah
Telepon: 0812-8619-2929
Buka : Setiap hari pukul 06.00 – 20.00 WIB