Puncak Sikunir; Indahnya Golden Sunrise Negeri di Atas Awan

Senin, Januari 18, 2016
Golden Sunrise Sikunir, Dieng Wonosobo Jawa Tengah
Golden Sunrise Sikunir
Ada dua tempat yang menjadi spot terbaik di Dataran Tinggi Dieng untuk menikmati Golden Sunrise. Yakni Puncak Prau dan Puncak Sikunir. Saking indahnya golden sunrise yang dilihat di dua puncak gunung ini, banyak orang yang menyebut keduanya adalah tempat terbaik se Indonesia bahkan se Asia Tenggara untuk menikmati matahari terbit. Saat saya mengunjungi Dieng, kebetulan pendakian Prau sedang ditutup, sehingga saya bersama kedua teman saya memutuskan untuk menikmati golden sunrise di Puncak Sikunir. Berbeda dengan Puncak Prau yang dapat di daki dan mendirikan tenda di atas, di Puncak Sikunir tidak diperbolehkan mendirikan tenda. Sehingga untuk menikmati golden sunrise, kita harus mendaki pada pagi hari sebelum matahari terbit.

Desa Sembungan, Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah
Gerbang Sembungan Village
Sikunir sendiri berada di desa paling tinggi di Pulau Jawa, yakni Desa Sembungan. Sekitar 15-30 menit dari pertigaan kawasan wisata Dieng. Nah, berhubung kami tidak dapat mendirikan tenda di Puncak Sikunir, maka kami bermalam di Telaga Cebong. Letaknya di bawah Sikunir, tepat di depan anak tangga pendakian Sikunir. Untuk masuk kawasan Sikunir, kita harus membayar tiket sebesar Rp10.000,-/orang. Sedangkan untuk mendirikan tenda di Telaga Cebong, harus membayar uang kebersihan sebesar Rp10.000,-


sikunir dieng, wonosobo, jawa tengah

Kami sampai di Telaga Cebong sekitar pukul 10 malam. Petugas yang berjaga di bascamp menyambut kami untuk memberikan beberapa pengarahan tentang peraturan yang harus kami taati. Tenda pun berhasil kami dirikan setelah mendapat tempat yang cocok, sesaat kemudian kami sudah sibuk dengan mimpi masing-masing di tenda. Udara dingin Dieng membuat kami tak banyak ngobrol malam itu dan memutuskan untuk segera memejamkan mata apalagi kami harus mengejar sunrise pagi harinya.

Adzan subuh berkumandang tepat saat alarm hp saya berbunyi. Kamipun segera mengerjakan kewajiban dan kemudian melanjutkan dengan pendakian. Ribuan anak tangga dari batu yang tersusun rapi pagi itu kami daki dengan sesekali beristirahat mengambil nafas. Terlihat beberapa rombongan lain tak kalah semangat untuk segera sampai di puncak. Dibutuhkan waktu sekitar 15 - 30 menit untuk mendaki Sikunir ini. Ternyata cukup ramai pengunjung pagi itu, meski mungkin tidak seramai saat weekend. Semburat kuning orange sudah tampak di sisi timur, kami menunggu golden sunrise sambil menikmati gorengan hangat yang kami beli saat hendak naik ke puncak sebelumnya. Tak lama kemudian, kamipun sibuk dengan jepretan kamera saat sunrise tengah muncul dengan indahnya.


Golden Sunrise Sikunir, dieng, wonosobo, jawa tengah
Golden Sunrise Sikunir

Golden Sunrise Sikunir, dieng, wonosobo, jawa tengah
Sunrise Puncak Sikunir

puncak sikunir, dieng, wonosobo, jawa tengah
Puncak Sikunir

Sikunir memiliki ketinggian 2.263 mdpl. Selain sunrise, banyak spot yang tak kalah indah yang dapat dilihat dari puncak. Di sebelah barat, kita dapat melihat Telaga Cebong, kita juga dapat menyaksikan Desa Sembungan dari ketinggian. Kita juga dapat melihat keindahan gunung-gunung tinggi di Jawa Tengah, seperti Gunung Merbabu, Merapi, Sindoro, Pakuwojo, Telomoyo dan Pegunungan Nganjir. Saat musim kemarau, jika beruntung kita juga dapat melihat lautan awan di Puncak Sikunir.


puncak sikunir, dieng, wonosobo, jawa tengah
Puncak Sikunir
Matahari semakin meninggi, kamipun kembali turun ke Telaga Cebong. Mie instan dan kopi adalah teman obrolan kami pagi itu di tepi telaga. Terlihat beberapa pengunjung melakukan hal yang sama di depan tendanya. Telaga Cebong di kelilingi oleh perbukitan hijau, di sekelilingnya dijadikan sebagai camping ground terutama bagi pengunjung yang ingin naik ke Puncak Sikunir. Di area ini sudah dilengkapi fasilitas yang cukup lengkap seperti toilet, mushola, warung makan, dll. Menikmati pagi di Telaga Cebong sangatlah menyenangkan, apalagi saat cuaca cerah. Langit biru dan awan putih seakan menjadi tempurung yang mengurung kami dalam sebuah lembah indah.


puncak sikunir, dieng, wonosobo, jawa tengah

telaga cebong, sikunir, dieng, wonosobo, jawa tengah

telaga cebong, sikunir, dieng, wonosobo, jawa tengah

telaga cebong, sikunir, dieng, wonosobo, jawa tengah

telaga cebong, sikunir, dieng, wonosobo, jawa tengah


telaga cebong, sikunir, dieng, wonosobo, jawa tengah



Tips :
  • Menikmati golden sunrise Sikunir kita harus mendaki saat subuh, untuk menghemat waktu sebaiknya ngecamp di Telaga Cebong seperti kami, atau jika menginap di homestay pilihlah di Desa Sembungan yang lebih dekat.
  • Menunggu sunrise di puncak, agar tidak bosan bisa membawa camilan/gorengan hangat sebelum naik atau minimal membawa uang untuk membelinya di puncak (kebetulan ada yang berjualan juga di puncak). Jangan lupa buang sampah pada tempatnya ya!
  • Jika camp, usahakan bawa sleeping bag, jacket, atau double selimut. Saya masih menggigil meski sudah memakai jacket, selimut, dan sarung.

Semakin siang, kami segera membereskan tenda dan melanjutkan perjalanan. Tujuan pertama kami adalah batu pandang Ratapan Angin.



Baca juga :
1. Menelanjangi Kota Wonogiri Dari Puncak Gunung Gandul
2. Gunung Api Purba Nglanggeran, Trekking di Tebing Batu ala Film 127 Hours
3. Belajar Mendaki 1726 Mdpl. Gunung Andong Magelang, Cocok Bagi Pendaki Pemula

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

5 comments

Write comments
Senin, 25 Januari, 2016 delete

spot wajib klo kedieng kan ini :D
btw coba kesini lagi musim kemarau, goldennya makin golden..

Reply
avatar
Senin, 25 Januari, 2016 delete

Tempat yang tepat untuk mengingat mantan..

Reply
avatar
Selasa, 26 Januari, 2016 delete

Ditambah lg gumpalan2 awan ya kak. Duuuh... *noted! Ntar musim kmarau ksana lg. xixixi

Reply
avatar
Rabu, 08 Juni, 2016 delete

bisa lihat sunrise ditambah pemandangannya juga indah, gak nyesel kalau peergi kesana..

Reply
avatar