Mengejar Senja di Sebrang Jakarta (Trip Pulau Pari Bareng BP Joglosemar)

Sabtu, Maret 14, 2015
BP Joglosemar
Salah satu hal yang menyenangkan di dunia ini adalah saat bertemu dengan orang-orang yang sepemikiran, sehobby, sejalan, dan se se se lainnya. hehe iyap! kalau kita bisa bertemu dengan orang yang hampir "sama" seperti kita, pasti akan lebih mudah dan cepat untuk menangkap semacam "key mystery". Seperti itu juga yang saya rasakan saat bergabung dan bisa berjumpa dengan orang-orang yang tergabung di komunitas backpacker joglosemar. Setelah awal tahun kemarin sempat bertemu beberapa anggotanya, kali ini saya punya kesempatan mengenal lebih banyak, sekaligus bisa trip bersama. Kurang tahu bagaimana awalnya trip ini direncanakan, yang jelas teman-teman dari solo mengajak untuk trip bareng ke pulau pari yang berada di kepulauan seribu. Awalnya, kami berencana untuk pergi kesana tanpa agen, namun dengan itinerary sendiri, dan share cost. Namun dengan banyak pertimbangan soal managemen waktu, ahirnya kami memutuskan untuk ambil paket trip. Saya yang mempunyai beberapa kenalan agen tour & travel pun ikut membantu mencari paket yang paling hemat, dan setelah membandingkan dari satu agen ke agen yang lain, kami memilih paket trip dari "Teman Jalan" dengan biaya per orang @ 340k.


Sekarang ini banyak sekali agen tour & travel yang membuat paket open trip ke kepulauan seribu dengan berbagai macam harga & fasilitas. Semua tergantung request fasilitas dan jumlah peserta. Semakin banyak peserta tentunya semakin murah biayanya. Untuk biaya per orang 340k itu sebenarnya minimal untuk 10 orang, namun kami diberikan harga tersebut walaupun hanya 9 orang karena 1 orang yakni mba titin batal ikut serta. Adapun peserta yang ikut dalam trip ini, saya dan mas jazztin dari bogor, mas sen yang sedang di jakarta, mas ade dari bekasi, mas yosh, mba ika, dan mba yanti dari solo, mba ayun dari jogja, dan satu teman smp saya anggit dari depok. Kami sepakat untuk berkumpul terlebih dahulu di kost mas sen yang berada di daerah kramat sentiong pasar senen. Saya datang jumat malam setelah mas ade, disusul mas jazztin. Kamipun ngobrol saat itu sambil menunggu kedatangan teman-teman dari solo & jogja. Sekitar pukul 11 malam, kereta mba ika dan mba ayun dari jogja sampai di stasiun pasar senen, dan disusul kereta mba yanti dan mas yosh pukul 1 dini hari. Merekapun segera merapat ke kost mas sen yang hanya sekali naik angkot dari st ps senen. Disusul kedatangan anggit pukul 2 dini hari dari depok. Jadilah ahirnya kami ber sembilan tidur begadang bersama di ruangan sekitar 4x4 meter itu. Untuk menunggu waktu subuh, kami secara bergantian mandi karena kami di sarankan oleh mas chairul dari teman jalan untuk sampai di meeting point yakni di muara angke maksimal pukul 06.30 WIB. Setelah semua beres, kamipun berangkat pukul 05.00 WIB dari kramat sentiong dengan menaiki angkot ke terminal pasar senen.
Dari terminal pasar senen, kami naik kopami 02 jurusan muara karang, turun di dekat muara angke, kemudian lanjut angkot ke muara angke.
Dengan mata bantal kurang tidur kami tetap semangat memulai perjalanan pagi itu :)
Di kapal, kami sempat ngobrol dan sarapan bareng saat kapal masih menunggu penumpang lain. Saat kapal mulai bergerak menyebrangi teluk jakarta, kamipun satu persatu mulai nyari tempat untuk tidur. hahaha efek bercengkrama semalaman tanpa tidur, kamipun seperti orang pingsan si kapal. hihihi Sekitar 3 jam perjalanan laut, ahirnya kami sampai di pulau pari yang terlihat basah oleh air hujan. Dalam hatipun saya berteriak "Pariiii aku siap menjamahmu!!!" yeay!

Sarapan bareng di kapal sebelum tidur bergelimpangan. hihihi
Sesampainya di pulau pari, kami disambut oleh mas pay, guide lokal yang ramah. Kamipun diantarnya ke homestay untuk istirahat dan menyimpan barang kami, tak lupa juga ia memberikan wellcome drink, orange jus. Tak lama kemudian, mas pay mengajak kami berkeliling pulau dengan menggunakan sepeda. Waw, so excited!!!
Bersepeda keliling pulau pari
Kami diajak bersepeda keliling pulau, dan berahir di pantai bintang. Pantai ini tak begitu istimewa memang, bibir pantai tak begitu luas, pasirnya tidak begitu bersih dan lembut, namun uniknya airnya begitu tenang. Saat air surut kami bisa menemukan banyak binatang laut seperti ikan, teripang, dan tentunya bintang laut! Wow! dan kita juga dapat menemukan tanaman bakau di sekeliling pantai.

BP Joglosemar trip to Pulau Pari. Yeay!
Hei Patrick! :3
Patrick!!! What are you doing??? :o
Dari pantai bintang, kami kembali ke homestay untuk makan siang. Menu siang itu adalah seafood. Menu yang paling mudah ditemukan di tengah pulau seperti pulau pari ini. Kegiatan kami lanjutkan menyeberang ke bintang rama dan pulau tikus untuk mencari spot SNORKLING!!! ini yang kami nanti-nantikan. Yihaaaaa...!!!



Selesai snorkling kami kembali ke homestay untuk mandi, dan dilanjutkan dengan bersepeda mengejar sunset di LIPI pulau pari. I Love It!


Setelah makan malam, kami diajak mas pay untuk kembali mengayuh sepeda. Kali ini ke pantai pasir perawan. Disini kami menghabiskan malam dengan suasana pantai sambil menikmati barbeque. :)


Pagi harinya kami segera ke dermaga untuk menunggu sunrise! So beautifull! :)

Sunrise pulau pari
Selesai mandi dan sarapan, kami kembali bersepeda ke pantai pasir perawan. Kali ini kami benar-benar menikmati semilir angin pantai. Tidak lupa kami menyewa perahu untuk berkeliling ke rawa bakau. Untuk sewa perahu ini exclude paket, jadi harus bayar sendiri, per orang 10k.


Dari pantai pasir perawan, kami kembali ke homestay untuk berkemas dan kembali ke jakarta siang itu.  Banyak keseruan, keceriaan, dan sejuta cerita dari trip kali ini, bersama orang-orang yang baru saja saya kenal, bahkan diantaranya baru berkesempatan untuk tatap muka. Terimakasih teman-teman BP Joglosemar. Nah, kalian? Sudah siap menjelajah pulau pari?

Tips ke Pulau Pari :
  1. Jika kalian memiliki waktu yang lebih fleksible, ada baiknya jika berkunjung ke pulau pari tanpa agen, jadi bisa mengatur semua keperluan mulai dari itinerary maupun budget.
  2. Berikut rate harga biaya yang bisa dijadikan pertimbangan (kemungkinan harga bisa berubah sewaktu-waktu)
    •  Kapal muara angke - pulau pari 35k
    •  Homestay non AC 300k - 350k
    •  Homestay AC 400k - 500k
    •  Sewa perahu snorkling 300k -350k
    •  Alat snorkling @ 30k - 35k
    •  Sepeda @ 15k
  3. Homestay dan perahu snorkling tersebut bisa untuk 10-15 orang, untuk menekan biaya homestay kalian bisa buka tenda di pantai pasir perawan  dengan biaya 10k/malam, jika tidak bawa tenda bisa sewa tenda disana 100k/malam
  4. Jangan lupa untuk menyiapkan budget makan, masuk pantai, barbeque, dll (jika dengan agen tak perlu memikirkannya lagi) hehe
  5. Selain buka tenda, alternatif lainnya adalah menginap di LIPI dengan biaya 75k/orang/malam. Jadi dihitung per orang bukan per kamar.
    Nah, bagaimana jika dengan agen? berikut catatan saya.

Catatan Untuk Paket Trip Pulau Pari :
  1. Paket Trip Pulau Pari, baik privat ataupun open trip untuk 10-15 peserta sekitar 340k - 380k update bulan maret 2015. Pandai-pandailah memilih agen trip, selain harga lihat juga fasilitas dan itinerary nya.
  2. Kami bersembilan memakai trip dari "Teman Jalan" dengan biaya per orang 340k, so far itu yang paling murah saat saya bandingkan dengan agen lain dengan fasilitas yang sama saat itu.
  3. Rata-rata fasilitas yang bisa didapat adalah, kapal PP muara angke - pulau pari, homestay AC, makan 3X + barbeque, snorkling, sepeda, dokumentasi, dan guide lokal. 
  4. CP Teman Jalan : Mas chairul (08998161526 / 549C394E)

Nah, sudah ada gambaran mau ke pulau pari secara mandiri backpack, atau dengan agen? Apapun caranya, selamat menjelajah, Have a nice trip ya! :)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

4 comments

Write comments
Jumat, 03 Juli, 2015 delete

Aih, pulau pari keren juga yak :D malah belom pernah kesana ni, yang pernah ke pulau untung jawa saja di kepulauan seribu.

Reply
avatar
Sabtu, 04 Juli, 2015 delete

orang jakarta malahah blm pernah kepulauan seribu *merasagagal

Reply
avatar
Sabtu, 04 Juli, 2015 delete

Lain waktu harus cobain snorkling atau diving disana mas. :D

Reply
avatar
Sabtu, 04 Juli, 2015 delete

Berarti kapan-kapan ajakin ke pulau gosong mas. hihihi yuk? :D

Reply
avatar