Kebun Raya Cibodas, si Kebun Raya Cabang dari Kebun Raya Bogor!

Sabtu, Agustus 23, 2014
Traveler, banyak yang tidak tahu kalau kebun raya Bogor itu punya cabang (kayak minimarket saja ya!) :D Kalau di Bogor ada Kebun Raya Bogor, nah kalau kita jalan ke kota Cianjur, disana ada kebun raya Cibodas! Kebun Raya Cibodas (Cibodas Botanical Garden), terletak di Kompleks Hutan Gunung Gede Pangrango, Desa Cimacan, Cipanas, Cianjur. Kebun ini didirikan pada tahun 1852 oleh Johannes Elias Teijsmann sebagai cabang dari Kebun Raya Bogor pada lokasi di kaki Gunung Gede.

Landscape di salah satu sudut kebun raya
Weekend ini saya berkesempatan mengunjungi Kebun Raya Cibodas ini bersama kedua teman saya Juhdi & Mas Joko. Awalnya rencana kami hanya ingin malam mingguan nongkrong di puncak  sambil menikmati jagung bakar, bajigur hangat, dan ngeliatin ABG mojok! ((((ngeliatiiiiiin)))) -_-

Sabtu sore kita berangkat, dan seperti biasa, macetnya luar biasa! huff! Sesampainya di puncak kita segera parkir di Mesjid Atta'awun. Oiya, yang tidak disangka temen SMA saya, Agus, mengirim pesan bbm sedang berada disana juga bersama indah dan satu teman lainnya. Jadi reuni dadakan deh! hehe Saat asik nongkrong, kabut mulai terlihat, dan gerimis tipispun mulai turun. Kita yang tadinya masih ingin menikmati jagung bakar jadi terpaksa turun untuk cari penginapan. Rencana awal kita berniat cari hotel sekamar untuk bertiga. Tapi ahirnya kita dapat vila kamar dengan harga 125k dengan fasilitas kamar mandi dalam, kamar luas & tempat tidur yang lumayan besar. Sudah sangat cukup untuk ditiduri kita bertiga. Oya, untuk harga itu sebenarnya bagaimana pintar-pintarnya kita menawar saja. Seharusnya kita bisa dapat harga yang lebih murah lagi, tapi karena kita lagi malas tawar-menawar & sudah ingin buru-buru tiduran, baru bertanya di satu tempat sewa vila kamar langsung deal di harga itu. Harga awal yang ditawarkan sebelumnya adalah 150k, dengan alasan harga saat weekend. Nah, buat kalian yang berencana menginap di vila kamar, banyak tukang vila yang sudah menunggu di sepanjang jalan puncak. Tips nya, jangan malas untuk bertanya untuk membandingkan harga, jangan lupa menawar, dan pastikan vila kamar yang ditawarkan tak jauh dari jalan raya tempat dia menawarkan vila kamar (menghindari penipuan/tindak kriminal).


Ketemu temen SMA :D
Rencana untuk jalan-jalan di kebun teh pagi-pagi itu nyatanya hanya wacana! yang ada, kita masih malas-malasan di tempat tidur tanpa beranjak kemana-mana sampai jam 10 pagi saking dinginnya. hahaa dan pagi itu saya satu-satunya orang yang mandi! jangan tanya Juhdi & Mas Joko, yang memang sudah terbiasa mandi hanya saat bulan purnama. :D :p

Vila Kamar tempat kita menginap

Setelah check out, kita sempatkan cari sarapan sebentar kemudian jalan lagi. Kita yang memang belum ada tujuan mau kemana, ahirnya memutuskan untuk jalan ke Kebun Raya Cibodas yang katanya punya curug didalamnya. Mas Joko yang di depan melaju ke Cianjur dengan percaya dirinya sampai belokan Kebun Raya Cibodas pun terlewat. Yes! kita nyasar dan musti putar balik! fiuh!

Di pintu gerbang masuk kawasan Kebun Raya, pertama kita harus bayar biaya retribusi, kebetulan saat itu Mas Joko sendiri membayar Rp. 7.500,- dan saya yang berboncengan dengan Juhdi dikenakan Rp. 9.000,- kenapa bisa begitu? saya tidak sempat menanyakan ke petugasnya. heheee Saat masuk area parkir, bayar parkir Rp. 5000,- per motor. Kalau mau menitipkan helm, penitipan helm bayar Rp. 5000,- juga. Berjalan melewati jejeran kios oleh-oleh, sampailah kita di loket pintu masuk. Harga tiket masuk @ Rp. 9.500,- dan kita pun sudah siap & menjelajah Kebun Raya cabang Kebun Raya Bogor ini. :D

Pintu masuk Kebun Raya Cibodas
Kebun Raya Cibodas
Salah satu panggung event gatering
Gulung-gulung di rumput hijau ituuu :3

Kebetulan memang saat weekend, jadi di area camping ground sudah banyak sekat dari tali rafia sebagai tanda area tersebut telah dibooking sebelumnya oleh perusahaan/komunitas untuk event gatering dll. Beberapa panggung juga terlihat berdiri pagi itu. Sebenarnya tak ada yang terlalu istimewa dari kebun raya ini, tapi tetap saya sangat suka suasana dan pemandangan hijau, asri, dan adem seperti di kebun raya ini. Kita pun tetap berjalan menyusuri kebun raya untuk menemukan curug di dalamnya. Pertama, kita menemukan curug pertama, namanya saya lupa. Mungkin saking kecil & gak berkesannya. hehe :p

Curug yang saya lupa namanya :p
View Kebun Raya Cibodas

View Kebun Raya Cibodas
Kita masih semangat berjalan kaki menuju curug paling ujung, sesekali kita lihat tanda penunjuk arah menuju curug yang bernama curug ciismun ini. Lumayan juga, membakar jutaan kalori. :D  Sama seperti curug lainnya di kawasan Bogor, selain dapat pemandangan alam, juga banyak pemandangan makhluk berhidung mancung! (baca : turis timur tengah)

Jalan menuju Curug Ciismun
Curug Ciismun Kebun Raya Cibodas
Curug Ciismun
Curug Ciismun Kebun Raya Cibodas



Sayangnya curug Ciismun ini terlalu ramai, dan kurang nyaman kalau berbasah-basahan. Itulah kenapa kita gak berlama-lama di curug ini, kemudian balik ke Bogor menikmati macetnya jalur puncak yang parah! saya dan Juhdi sampai terpisah sama Mas Joko. Oiya, kalian tau tempat terenak menikmati semangkuk mie instan rebus + telur setengah mateng & teh hangat? Puncak jawabannya! Seriously! :D Nah, berminat untuk menghabiskan weekend di puncak & Kebun Raya Cibodas? Selamat menjelajah ya! ;)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

2 comments

Write comments
Jumat, 10 Juni, 2016 delete

tempatnya bagus sekali ya untuk para pecinta alam, selain ada air terjun, pemandangannya pun indah dan sangat hijau..

Reply
avatar