Menikmati Sejuknya Air Terjun Jumog & Kebun Teh Kemuning Di Akhir Pekan

Kamis, Februari 21, 2008
Guys... Sibuk dengan tugas kuliah, atau kerjaan setiap hari, pasti bosen banget ya? apalagi kalau banyak kegiatan diluar dan cuaca kota solo sedang panas-panasnya, pasti bikin tambah penat! Nah, untuk mengurangi rasa penat dan mendinginkan kepala kita, gimana kalau saya ajak ke tempat yang pas untuk cari suasana sejuk, asik dan tidak jauh dari solo! Kita jalan ke kota tetangga, karanganyar! Kota yang 1 ini uda pasti terkenal dengan wisata tawangmangu dengan grojokan sewu nya, tapi tidak hanya itu loh, dikaranganyar ada air terjun lain yaitu air terjun jumog!


Berbeda dengan Grojogan Sewu di daerah Tawangmangu yang telah lebih dulu diikembangkan, Air Terjun Jumog tampak lebih sederhana. Air terjunnya pun tidak terlalu tinggi sekitar 30 m, namun tetap memancarkan keindahan khas wisata alam. Konon, setiap pukul sepuluh pagi, muncul pelangi di air terjun ini. hmm sayang kita datang kesiangan :D

Air terjun ini dikenal masyarakat setempat dengan nama The Lost Paradise (surga yang hilang). Tempat wisata ini terletak di lereng Gunung Lawu sekitar 500 meter disebelah barat Candi Sukuh. Terletak di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Propinsi Jawa Tengah.


Berjarak sekitar 40 km ke arah timur Solo.  Jika berangkat dari arah Solo menuju Tawangmangu, di pertigaan selepas Pasar Karangpandan, ambillah jalur ke kiri ke arah Ngargoyoso. Jalur ke kanan adalah jalur ke Tawangmangu.

Bagi pengguna kendaraan umum dapat menggunakan bis umum dari Solo ke terminal Karangpandan (arah ke Tawangmangu) dengan tarif sebesar Rp5000/orang , dilanjutkan naik bis kecil ke Nglorog (Candi Sukuh/Air Terjun Jumog) atau terminal Kemuning (Candi Cetho) dengan tarif sebesar Rp2000/orang.  Selanjutnya naik ojek karena tidak ada kendaraan umum menuju lokasi candi/air terjun. Tarif ojek sudah tercantum, sekitar Rp50000 pp, tapi masih bisa dinego.

Selanjutnya dari tempat parkir air terjun ini berjarak sekitar 400 m dengan berjalan kaki melewati jalan setapak berbentuk tangga turun.  Jalan setapak menuju ke air terjun ini  sudah tertata baik dengan material batu semen. Tiket masuk adalah Rp3000 per orang dan dikelola secara swadaya oleh masyarakat.  Parkir kendaraan roda dua adalah Rp1000.

Fasilitas yang ditawarkan di tempat wisata ini cukup lengkap antara lain arena permainan anak, kolam renang, gazebo, rest area, rumah makan dan panggung hiburan.  Juga terdapat akomodasi sebuah cottage dan beberapa home stay sekitar 1 km dari lokasi air terjun dengan kisaran harga sewa mulai Rp50.000,- hingga Rp200.000,- per malam. Di lokasi ini banyak dijumpai penjual sate ayam dan sate kelinci, makanan khas daerah tersebut.


Setelah puas berbasah-basahan, kita sempatkan untuk mampir ke kebun teh kemuning yang tidak terlalu jauh dari lokasi air terjun. Sayangnya, cuaca sedang tidak bersahabat, karena kabut tebal tiba-tiba menyelimuti area pegunungan ini, sesaat kami sampai. :(


Oke, segitu dulu perjalanan saya kali ini ya, semoga bisa menambah kamus wisata kamu di solo raya! Sampai jumpa lagi...  Selamat menjelajah! ;)


Share this

Related Posts

First